Lelang Melalui ULP Kurang Diminati SKPD

Selasa, 06 Mei 2014 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Dunih 4858

ULP pengadaan jasa ahok.org

(Foto: doc)

Meski batas akhir usulan lelang melalui Unit Layanan Pengadaan (ULP) Barang dan Jasa akan berakhir pada 16 Mei mendatang, namun hingga kini masih sedikit Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang mengajukan lelang. Tercatat, dari 750 SKPD/UKPD di Pemprov DKI, baru 67 SKPD yang telah mengajukan usulan tersebut.

Kita lihat perkembangan dan progress-nya bagaimana

Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) DKI Jakarta, Endang Widjajanti mengatakan, pihaknya masih menunggu perkembangan lebih lanjut hingga batas waktu terakhir. Jika hingga batas akhir yang ditentukan seluruh SKPD dan UKPD telah mengusulkan lelang ke ULP, maka tidak perlu diperpanjang. "Kita lihat perkembangan dan progress-nya bagaimana‎," kata Endang, di Balaikota DKI Jakarta, Selasa (6/5).

Berdasarkan data ULP DKI, kegiatan yang akan dilaksanakan tahun ini mencapai 56 ribu kegiatan. Dari jumlah tersebut, sekitar 7.000 kegiatan harus dilelang. Permohonan lelang yang sudah masuk sebanyak 302 paket kegiatan di antaranya, 18 paket yang sudah masuk proses lelang.

Dikatakan Endang, pihaknya telah mengimbau agar SKPD dan UKPD segera mengajukan lelang sesuai dengan arahan Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo. Semakin cepat SKPD mengusulkan lelang ke ULP, maka semakin cepat sebuah program kerja dilaksanakan, serta anggaran semakin terserap baik. "Meskipun untuk lelang, kita tentunya menunggu kelengkapan persyaratannya. Mudah-mudahan (SKPD) semakin ter-push untuk mempercepat usulan lelang," jelas Endang.

Adapun beberapa SKPD dan UKPD yang telah mengusulkan lelang pengadaan barang dan jasa ke ULP antara lain, Dinas Perumahan dan Gedung Pemda DKI, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi DKI, Suku Dinas Pekerjaan Umum Jakarta Barat, ‎UPT Monas, UP GOR Ragunan, dan lainnya.

Padahal menurut Endang, pelaksanaan lelang sudah menjadi kebiasaan SKPD dan UKPD setiap tahunnya. Sehingga harusnya mereka bisa dengan cepat menyiapkan berkas dan segera mengusulkan ke ULP. "Kalau persyaratan dokumennya tidak lengkap, dikembalikan dan dikonsultasikan lagi ke SKPD pengusulnya. Sebetulnya, ini sudah pekerjaan sehari-hari kita, mudah-mudahan melonjak cepat," harap Endang.

Menurutnya, lelang fisik yang anggarannya di atas Rp 200 juta dan lelang jasa di atas Rp 50 juta akan dilaksanakan melalui ULP. Diharapkan dengan adanya ULP ini tidak terjadi monopoli pemenang tender. Tetapi tidak semua barang dapat dibeli melalui ULP. Sebab, sebagian besar pelelangan telah masuk di dalam e-catalog dan e-purchasing. Apabila di kedua sistem online tersebut tidak tersedia, baru masing-masing SKPD dan UKPD melakukan lelang melalui ULP Barang dan Jasa.

BERITA TERKAIT
E-Katalog DKI

Baru 62 SKPD yang Usulkan Lelang Lewat ULP

Kamis, 24 April 2014 5272

kaki lima night market dokbj

Kegiatan Kaki Lima Night Market Kembali Diundur

Kamis, 24 April 2014 8705

Joko Widodo memberikan pidato di Balai Agung

SKPD Diminta Kebut Pembangunan Fisik

Jumat, 02 Mei 2014 3140

E-Katalog DKI

Basuki Tegaskan Tetap Gunakan E-Budgeting

Rabu, 30 April 2014 5064

Armada BKTB Berkarat

Tambah Bus, Dishub Anggarkan Rp 1,7 Triliun

Senin, 28 April 2014 3653

BERITA POPULER
IMG 20260319 191414

PPSU Jelambar Bersih-bersih TPS Depo Kembar

Kamis, 19 Maret 2026 2282

IMG 20260319 WA0000

Kebakaran di SMAN 84 Hanguskan Ruang Perpustakaan

Kamis, 19 Maret 2026 2202

Mudik gratis pemprov rezap

Dukung Mudik Gratis, Bank Jakarta Sediakan 20 Bus Berbagai Tujuan

Selasa, 17 Maret 2026 1681

Car free night sarinah otoy

Pemprov DKI Gelar Car Free Night saat Malam Takbiran

Kamis, 19 Maret 2026 942

Transjakarta Open Top Tour of Jakarta doc

Transjakarta Bikin Wisata Lebaran Hemat Berkelas Dunia Lewat Program ‘Mudik ke Jakarta’

Kamis, 19 Maret 2026 746

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks