Pemprov DKI Komitmen Tingkatkan Kualitas Pendidikan Anak Jakarta

Senin, 04 Mei 2026 Reporter: Dessy Suciati Editor: Erikyanri Maulana 806

Siswa KBM otoy

(Foto: Andri Widiyanto)

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menegaskan kembali komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam meningkatkan akses dan kualitas pendidikan bagi warganya.

Hal ini disampaikan dalam rangkaian peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026 di Balai Kota Jakarta, Senin (4/5).

"komitmen memperluas akses pendidikan,"

Pemprov DKI memfokuskan kebijakan pendidikan melalui tiga program prioritas utama, yakni pemulihan ijazah, pelepasan alumni SMK untuk bekerja ke luar negeri, serta penyaluran bantuan bencana yang terjadi di Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat.

Terkait pemutihan ijazah di tahap pertama tahun 2026, Pemprov DKI akan membagikan kepada sekitar 2.026 peserta didik dari jenjang SD, SMP, SMA, SMK, hingga PKBM. Program ini bekerja sama dengan Baznas Bazis DKI Jakarta dengan total anggaran mencapai Rp3,9 miliar.

"Dan Pemerintah DKI Jakarta akan terus mengadakan program untuk mengirim, melepas alumni SMK bekerja ke luar negeri," ujar Pramono, di Balai Kota Jakarta, Senin (4/5).

Dikataka Pramono, sebanyak 561 alumni SMK tersebut akan diberangkatkan ke beberapa negara, yakni Jepang, Malaysia, dan Jerman untuk meningkatkan daya saing mereka.

Program prioritas Pemprov DKI lainnya yakni Gerakan Distrik Peduli yang dikoordinasikan oleh Dinas Pendidikan DKI Jakarta dan PGRI Jakarta. Pramono menyampaikan, Pemprov DKI menyalurkan donasi sebesar Rp2,2 miliar untuk bantuan bencana yang terjadi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

"Sebesar Rp2.286.000.000 yang membantu untuk 49 sekolah di Aceh, 15 sekolah di Sumatera Utara, dan 46 sekolah di Sumatera Barat," ucap Pramono.

Tak hanya itu, Pemprov DKI juga telah mencairkan KJMU tahap pertama tahun 2026 kepada 15.825 mahasiswa, senilai Rp142 miliar. Program pendidikan KJMU ini merupakan bentuk komitmen Pemprov DKI dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat kurang mampu.

"Sebagai bagian dari komitmen memperluas akses pendidikan tinggi dengan menyesuaikan jumlah penerima karena adanya mahasiswa yang lulus, cuti akademik, nilai akademik di bawah standar, meninggal dunia, atau menerima KIP Kuliah," jelas dia.

Melalui berbagai kebijakan pendidikan yang dijalankan, termasuk 103 sekolah swasta gratis, Pramono meyakini Jakarta akan bisa menjadi role model pendidikan bagi daerah lainnya.

"103 sekolah swasta yang ada di Jakarta, dan baik itu KJP, KJMU, pemutihan ijazah, perbaikan infrastruktur sekolah tetap menjadi prioritas utama Jakarta, sehingga kemudian Jakarta saya yakin bisa menjadi role model pendidikan di Indonesia," tandas Pramono.

BERITA TERKAIT
Lomba Tradisonal sdn kramat jati 01 otoy

Lomba Tradisonal Isi Peringatan Hardiknas di SDN Kramat Jati 01

Senin, 04 Mei 2026 442

Suasana pembelajaran sekolah dok2

Komisi E Dorong Penguatan Layanan Pendidikan, Kesehatan dan Sosial

Kamis, 30 April 2026 408

Gubernur pramono paripurna rezap

Gubernur Pramono Siap Tindak Lanjuti Pergantian Ketua DPRD DKI

Kamis, 30 April 2026 686

BERITA POPULER
Sampah laut Jakarta bilal

Pramono Minta Sampah di Muara Angke Rutin Dibersihkan

Minggu, 07 Juni 2026 1559

Ratusan Personel Gabungan Gelar Razia Parkir Liar di Jaktim

Parkir Liar di Jaktim Ditindak

Senin, 08 Juni 2026 1218

Proyek pekerjaan padatkarya jati2

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja Padat Karya

Jumat, 05 Juni 2026 2034

2.365 Warga di Pondok Pinang Terima Bantuan Pangan

2.365 Warga Pondok Pinang Terima Bantuan Pangan

Selasa, 09 Juni 2026 610

Pmi jaksel bantuan kebakaran kemayoran tiyo

PMI Jaksel Ikut Bantu Penyintas Kebakaran di Kebon Kosong

Kamis, 04 Juni 2026 1425

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks