Pocong Ramaikan Aksi May Day

Kamis, 01 Mei 2014 Reporter: Ari Cleofatra Fernandea Editor: Dunih 3847

Kami mengerahkan sebanyak 2.950 polisi, tiga baracuda dan tiga water cannon,

(Foto: Wahyu Ginanjar Ramadhan)

Aksi demonstrasi memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) di Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, tidak hanya diikuti oleh ribuan massa buruh, tapi juga diramaikan kehadiran pocong lengkap dengan kerandanya. Dalam Aksinya, 8.000 buruh yang tergabung dari FSP LEM (Federasi Serikat Pekerja Logam Elektronik dan Mesin) dan SPSI (Serikat Pekerja Seluruh Indonesia) menuntut peningkatan kesejahteraan dalam bentuk penghapusan tenaga kerja kontrak.

Kurung batang dan pocong kami hadiahi sebagai bentuk peringatan bahwa semua manusia pasti akan mati

Juru bicara aksi demonstrasi FSP LEM, Azis Syarif mengatakan, kali ini terdapat 8.000 ribu buruh yang ikut memperingati May Day. Menurutnya, aksi tersebut diwarnai dengan penyerahan dua buah keranda mayat atau kurung batang dan satu pocong yang diserahkan kepada aparat keamanan. Penyerahan sejumlah simbol kematian tersebut sebagai bentuk penolakan mereka terhadap beberapa kebijakan pemerintah yang dinilai merugikan buruh.

"Kurung batang dan pocong kami hadiahi sebagai bentuk peringatan bahwa semua manusia pasti akan mati. Untuk itu, jangan sampai malaikat yang memperingatkan mereka," ucap Azis, Kamis (1/5).

Mereka menuntut beberapa kebijakan pemerintah seperti penghapusan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT), outsourching (alih daya), dan labour supply (penyedia jasa tenaga kerja) yang menurut mereka tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Selain itu, mereka juga menuntut perbaikan pelayanan jaminan Kesehatan di BPJS, dan menolak penangguhan pelaksanaan ketentuan Upah Minimum Provinsi (UMP/UMSP).

Aksi tersebut mendapat pengamanan ketat dari sejumlah aparat kepolisian, TNI dan Satpol PP. Kepala Pengamanan Objek Balaikota, Aryo mengatakan, saat ini terdapat enam ratus aparat pengamanan yang terdiri dari tiga ratus aparat kepolisian, dua ratus TNI dan 100 Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang melakukan penjagaan di Balaikota.

"Untuk pengamanan kita kerahkan sebanyak 300 anggota kepolisian, 200 tentara, dan 100 Satpol PP," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Dalam aksinya, para guru honorer menuntut pemerintah segera mengangkat mereka menjadi Pegawai Negeri

May Day, Ribuan Guru Honorer Demo di Depan Istana

Kamis, 01 Mei 2014 4486

Demo Buruh, Layanan Transjakarta Koridor 1 Terhenti

Demo Buruh, Layanan Transjakarta Koridor 1 Terhenti

Kamis, 01 Mei 2014 3257

sehingga sesuai dengan aturan saat libur nasional aturan pembatasan kendaraan ini tidak diberlakukan

Libur May Day, Aturan 3 in 1 Tak Diberlakukan

Kamis, 01 Mei 2014 10565

mereka juga menampilkan tokoh film horor Zombie dan kesenian tradisional Reog Ponorogo.

Zombie dan Reog Warnai May Day di Istana Negara

Kamis, 01 Mei 2014 5211

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7149

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4837

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 2468

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2547

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1219

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks