Selasa, 29 September 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 171
(Foto: Tiyo Surya Sakti)
Tim juri Lomba Binaul Masajid (LBM) tingkat Provinsi DKI Jakarta melakukan penilaian di Masjid Jami Al-Hidayah, Kelurahan Cipete Utara, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
"Mendukung berbagai kegiatan keagamaan"
Wali Kota Jakarta Selatan, Syafrin Liputo mengatakan, penilaian LBM bukan sekadar menilai kondisi fisik bangunan masjid, melainkan menjadi momentum untuk melihat sejauh mana masjid berkembang sebagai pusat ibadah, pembinaan umat, pendidikan keagamaan, serta ruang kebersamaan bagi masyarakat.
"Kami sangat mengapresiasi seluruh pengurus, jemaah, dan masyarakat yang selama ini telah menjaga serta memakmurkan Masjid Jami Al-Hidayah," ujarnya, Selasa (29/9).
Syafrin menjelaskan, masjid yang baik tidak hanya dinilai dari keindahan arsitekturnya, tetapi juga dari aktivitas keagamaan yang berjalan, tata kelola yang baik, serta pelayanan optimal kepada jemaah.
Untuk itu, lanjut Syafrin, kegiatan LBM diharapkan menjadi sarana silaturahmi, berbagi pengalaman, dan bertukar gagasan antarpengelola masjid sehingga dapat menginspirasi masjid lainnya.
"Kami tentunya akan terus mendukung berbagai kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan yang dapat memperkuat nilai-nilai kebersamaan, kepedulian sosial, serta kehidupan umat," terangnya.
Syafrin menambahkan, melalui kegiatan tersebut, Masjid Jami Al-Hidayah diharapkan dapat terus menjadi rumah ibadah yang makmur, nyaman, inklusif, serta menjadi pusat kebaikan bagi seluruh warga.
"Kepada seluruh pengurus dan jemaah Masjid Jami Al-Hidayah, kami berpesan agar tetap optimistis. Hasil usaha kita dalam mengikuti lomba ini, insyaAllah, menjadi yang terbaik. Semoga masjid senantiasa makmur dengan ibadah dan kegiatan positif serta memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi warga," ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) DKI Jakarta sekaligus dewan juri, KH Ma'mun Al Ayyubi menuturkan, pihaknya memberikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap pelaksanaan LBM di seluruh wilayah DKI Jakarta.
Apresiasi khusus juga disampaikan kepada Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung atas dukungan dan bantuan hibah yang diberikan untuk kegiatan LBM yang rutin dilaksanakan setiap tahun. Bantuan tersebut dinilai menjadi bukti nyata sinergi antara DMI, pemerintah daerah, dan jemaah masjid.
"Inilah bukti nyata bahwa peran Dewan Masjid Indonesia bersama pemerintah dan para jemaah masjid ini bahu-membahu bersama-sama kita membangun Jakarta," ucapnya.
Ma'mun memaparkan, melalui masjid, berbagai pilar persaudaraan terus diperkuat, mulai dari ukhuwah Islamiyah (persaudaraan Islam), ukhuwah basyariyah (persaudaraan kemanusiaan), hingga ukhuwah wathaniyah (persaudaraan kebangsaan).
"Melalui terjalinnya kolaborasi yang baik ini, diharapkan Jakarta ke depannya akan terus berkembang menjadi kota global yang maju, harmonis, serta senantiasa bersinergi dengan nilai-nilai keagamaan," tandasnya.