Senin, 21 September 2026 Reporter: Anita Karyati Editor: Toni Riyanto 89
(Foto: Anita Karyati)
Masjid Jami Ar-Roghibin di Jalan Rorotan IX, RW 07, Kelurahan Rorotan, Kecamatan Cilincing mewakili Jakarta Utara dalam Lomba Binaul Masjid Dewan Masjid Indonesia (DMI) Tingkat Provinsi DKI Jakarta.
"InsyaAllah menjadi yang terbaik"
Wali Kota Jakarta Utara, Hendra Hidayat mengapresiasi kolaborasi pengurus masjid, jamaah, dan berbagai pihak yang telah mempersiapkan Masjid Jami Ar-Roghibin untuk mengikuti penilaian tingkat provinsi.
Menurutnya, lomba tersebut tidak semata-mata bertujuan mengejar penghargaan, tetapi menjadi momentum untuk mendorong masjid agar semakin optimal menjalankan fungsinya sebagai pusat ibadah, pendidikan, pembinaan umat, hingga pemberdayaan masyarakat.
"Kami menyambut baik penilaian ini sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan masjid. Semoga prosesnya berjalan lancar dan memberikan hasil terbaik bagi Jakarta Utara," ujarnya, Senin (21/9).
Ia berharap, semangat memakmurkan masjid terus dipertahankan sehingga keberadaannya dapat memberikan manfaat nyata bagi warga sekitar.
"InsyaAllah menjadi yang terbaik. Namun, yang utama masjid ini harus selalu memberikan kesejukan dan manfaat bagi warganya," ungkapnya.
Ketua Tim Juri LBM DMI Tingkat Provinsi DKI Jakarta, KH Daloh Abdaloh memaparkan, penilaian tersebut merupakan bagian dari rangkaian LBM yang melibatkan lima kota administrasi dan satu kabupaten administrasi di DKI Jakarta.
"Penilaian dilakukan oleh tim juri LBM DMI Provinsi DKI Jakarta untuk melihat pengelolaan masjid, aktivitas keagamaan, serta peran masjid dalam kehidupan sosial masyarakat," bebernya.
Ia menuturkan, Jakarta Utara menjadi wilayah pertama yang dinilai pada tahun ini. Ia mengapresiasi kekompakan yang ditunjukkan pengurus masjid, jamaah, dan Pemerintah Kota Jakarta Utara.
"Saya melihat kolaborasi antara jamaah, DKM, dan pemerintah kota sangat baik. Ini menjadi kekuatan tersendiri," ucapnya.
Sementara itu, Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Jami Ar-Roghibin, Jaelani Mas’ud memaparkan, masjid tersebut mampu menampung hingga 1.000 jamaah. Selain kegiatan ibadah, pengurus rutin menggelar berbagai aktivitas keagamaan dan sosial.
Kegiatan tersebut meliputi pengajian umum, pengajian remaja, pengajian Al-Qur’an, majelis taklim ibu-ibu, hingga santunan anak yatim.
"Seluruh kegiatan sudah terjadwal selama satu tahun. Administrasi dan keuangan juga kami catat secara rutin, mulai mingguan hingga tahunan," tandasnya.