Rabu, 05 Agustus 2026 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Erikyanri Maulana 128
(Foto: Istimewa)
PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung (Perseroda) atau PT JIEP terus memperkuat perannya sebagai mitra pembangunan sosial masyarakat melalui penyediaan fasilitas publik yang memberikan manfaat nyata bagi lingkungan kawasan industri dan masyarakat sekitar.
Salah satu wujud komitmen tersebut adalah kehadiran Masjid JIEP Jayakarta yang menjadi ruang ibadah sekaligus pusat aktivitas sosial di Kawasan Industri Pulogadung (KIP).
"kontribusi sosial di lingkungan kawasan,"
Masjid JIEP Jayakarta dibangun di atas lahan seluas 8.800 meter persegi dengan kapasitas tampung hingga 4.000 jemaah. Fasilitas ini diperuntukkan bagi seluruh pemangku kepentingan Kawasan Industri Pulogadung, mencakup karyawan, tenant, mitra strategis, serta masyarakat di sekitar kawasan.
Direktur Utama PT JIEP, Dharma Satriadi mengatakan, sebagai BUMD yang mengelola kawasan industri dengan lebih dari 400 perusahaan nasional dan multinasional, PT JIEP memandang kehadiran Masjid JIEP Jayakarta sebagai wujud komitmen perusahaan dalam membangun kawasan industri yang inklusif dan berkelanjutan.
“Fasilitas ini diproyeksikan menjadi pusat aktivitas spiritual sekaligus ruang yang memperkuat relasi antara pelaku industri dan masyarakat sekitar,” ujarnya, Rabu (5/8).
Ia menyampaikan, keberadaan ruang ibadah yang representatif dan mudah diakses selama ini menjadi salah satu kebutuhan penting bagi ribuan pekerja di kawasan.
Dharma menjelaskan, melalui pembukaan akses yang tidak terbatas pada karyawan dan tenant, Masjid JIEP Jayakarta juga menyediakan ruang bagi masyarakat sekitar untuk melaksanakan ibadah, kegiatan pendidikan, silaturahmi, serta program sosial-keagamaan lainnya.
“Ke depan, masjid ini direncanakan menjadi wadah bagi berbagai program kajian keislaman, pendidikan, dan pembinaan generasi muda, sejalan dengan upaya PT JIEP dalam memperkuat kontribusi sosial di lingkungan kawasan,” jelasnya.
Ia mengatakan, PT JIEP berpandangan bahwa keberhasilan pengelolaan kawasan industri tidak hanya diukur dari pertumbuhan investasi dan aktivitas ekonomi, tetapi juga dari kontribusinya terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Dharma menyampaikan, kehadiran Masjid JIEP Jayakarta menjadi salah satu wujud nyata dari komitmen tersebut, dengan manfaat yang diharapkan dapat dirasakan tidak hanya oleh lingkungan KIP, tetapi juga masyarakat Jakarta secara lebih luas.
Ia menambahkan, kehadiran fasilitas ini merupakan cerminan komitmen jangka panjang perusahaan untuk terus bertumbuh bersama masyarakat, tidak hanya sebagai pengelola kawasan industri, tetapi juga sebagai bagian dari kehidupan sosial di Pulogadung.
“Masjid JIEP Jayakarta adalah hadiah ulang tahun yang paling ingin kami berikan, bukan untuk diri sendiri, tetapi untuk semua orang yang selama ini menjadi bagian dari perjalanan Kawasan Industri Pulogadung. Kami berharap masjid ini menjadi rumah kedua yang nyaman, tidak hanya bagi karyawan dan tenant, tetapi juga bagi masyarakat di sekitar kawasan,” tandasnya.
Sebagai informasi, Masjid JIEP Jayakarta diresmikan pada 26 Juni 2026 bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53 PT JIEP. Peresmian dilakukan oleh Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin, mewakili Gubernur Provinsi DKI Jakarta, serta dihadiri jajaran Direksi dan Dewan Komisaris PT JIEP, pemegang saham, tenant, mitra strategis, dan karyawan perusahaan sebagai bentuk dukungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terhadap kontribusi PT JIEP dalam penyediaan fasilitas publik bagi masyarakat.