40 Pelaku UP2K Jakut dan Kepulauan Seribu Ikuti Kurasi Produk

Jumat, 11 September 2026 Reporter: Anita Karyati Editor: Toni Riyanto 71

Kurasi Produk UP2K Jakut anita2

(Foto: Anita Karyati)

Sebanyak 40 pelaku Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) binaan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu mengikuti kurasi produk tingkat Provinsi DKI Jakarta di Ruang Bahari, Kantor Wali Kota Jakarta Utara.

"Terus ditingkatkan kualitasnya"

Ketua Bidang II Pendidikan dan Peningkatan Ekonomi Keluarga TP PKK Provinsi DKI Jakarta, Dwi Marjoko mengatakan, kurasi tersebut dilakukan untuk memastikan produk UP2K memiliki kualitas dan daya saing yang lebih baik sekaligus membuka peluang bagi pelaku usaha untuk meningkatkan kelas usahanya dari pasar lokal menuju pasar nasional.

"Produk yang dibuat ibu-ibu ini perlu terus ditingkatkan kualitasnya agar siap bersaing dan memiliki pasar yang lebih luas, tidak hanya di Jakarta Utara, tetapi juga hingga tingkat nasional," ujarnya, Jumat (11/9).

Dwi menjelaskan, proses penilaian mencakup tiga aspek utama, yakni rasa, konsistensi dan fungsi; kemasan serta branding; dan legalitas produk.

Dalam aspek legalitas, sejumlah dokumen turut diperiksa, antara lain Nomor Induk Berusaha (NIB), sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT), sertifikasi halal, serta dokumen pendukung lainnya.

"Proses kurasi ini melibatkan lima tim penilai dari PKK Provinsi, khususnya Pokja II PKK Provinsi DKI Jakarta, serta tiga orang dari Dinas PPAPP," terangnya.

Ketua II Bidang Pendidikan dan Peningkatan Ekonomi Keluarga TP PKK Jakarta Utara, Siti Nur'awati menuturkan, kurasi menjadi momentum bagi pelaku UP2K untuk mengetahui kekuatan sekaligus kekurangan dari produk yang mereka hasilkan.

"Semoga produk yang dihasilkan semakin berkualitas, memiliki daya saing dan nilai jual, serta memenuhi standar untuk berkembang ke pasar yang lebih luas," harapnya.

Siti merinci, dari 40 peserta yang mengikuti kurasi, sebanyak 29 pelaku usaha berasal dari Jakarta Utara dan 11 pelaku usaha dari Kepulauan Seribu. Produk yang dikurasi meliputi makanan, minuman, dan kerajinan.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada pelaku usaha dan tim kurasi. Semoga masukan yang diperoleh dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus motivasi bagi mereka," imbuhnya.

Sementara itu, salah seorang pelaku UP2K dari Pademangan Timur, Jakarta Utara, Sari (38) menuturkan, mengikuti kurasi setelah produknya terpilih pada tingkat kelurahan.

Melalui usaha Suiji DZ yang dirintis sejak 2021, Sari memproduksi beragam produk, mulai dari roti, dessert, cheesecake, puding brownies karamel, hingga tiramisu.

Salah satu produk andalannya adalah cheesecake tanpa gelatin. Saat ini, produk tersebut telah dipasarkan melalui sejumlah kafe dan kedai kopi di Jakarta Utara serta media sosial.

"Saya berharap melalui kurasi ini produk bisa semakin berkembang, penjualan meningkat, dan branding lebih dikenal luas di dalam maupun luar Jakarta," tandasnya.

BERITA TERKAIT
IMG 20260909 WA0082

20 Pelaku UP2K Jaksel Ikuti Kurasi Produk

Rabu, 09 September 2026 312

Pelaku UKM binaan TP PKK Jakut mengikuti kurasi produk UP2K PKK

20 Produk UKM Binaan TP PKK Jakarta Utara Ikuti Kurasi UP2K

Senin, 17 November 2025 921

56 Pelaku Usaha di Jakbar Ikuti Kurasi Produk

56 Pelaku UP2K di Jakbar Ikuti Kurasi

Rabu, 16 Juli 2025 1001

BERITA POPULER
Pjj ist

Pemprov DKI Perpanjang PJJ Sampai 8 September

Senin, 07 September 2026 7477

Cabai Pasar Induk Kramat Jati Otoy (5)

Ini Pemicu Kenaikan Harga Cabai Rawit Merah di Jakarta

Selasa, 08 September 2026 2766

TJ Kelola Angkutan Laut jati

Angkutan Laut Transjakarta Perkuat Konektivitas Kepulauan Seribu

Jumat, 04 September 2026 2916

Layanan transjakarta otoy 1

Pramono Imbau Warga Proaktif Urus Kartu Layanan Transportasi Gratis

Selasa, 08 September 2026 1684

Enam Mobil Tangki Dikerahkan Semprot Sejumlah Trotoar di Jaktim

Enam Mobil Tangki Air Bersihkan Abu Vulkanik di Sejumlah Ruas Jalan di Jaktim

Minggu, 06 September 2026 2198

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks