Jumat, 11 September 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 316
(Foto: Tiyo Surya Sakti)
Wali Kota Jakarta Selatan, Syafrin Liputo meresmikan Instalasi Gawat Darurat Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif (IGD Ponek) 24 jam bertepatan dengan peringatan HUT ke-9 RSUD Kebayoran Baru.
"Memastikan kesiapsiagaan pelayanan"
Syafrin mengatakan, kehadiran IGD Ponek menjadi langkah strategis dalam memperkuat penanganan kegawatdaruratan, khususnya bagi ibu dan bayi. Kecepatan penanganan menjadi faktor penting dalam kasus kegawatdaruratan maternal dan neonatal.
"Setiap menit dalam penanganan kasus kegawatdaruratan ibu dan bayi sangat berarti. Kami berharap seluruh jajaran RSUD Kebayoran Baru dapat memastikan kesiapsiagaan pelayanan, kompetensi tenaga kesehatan, ketersediaan sarana prasarana, serta koordinasi dan sistem rujukan berjalan secara optimal," ujarnya, Jumat (11/9).
Ia berharap, keberadaan IGD Ponek tersebut tidak hanya dipandang sebagai penambahan fasilitas pelayanan, tetapi menjadi bagian dari upaya nyata untuk meningkatkan mutu pelayanan dan keselamatan pasien.
Syafrin menuturkan, Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan terus mendorong penguatan layanan kesehatan yang semakin dekat dengan masyarakat.
Rumah sakit tidak hanya dituntut memiliki fasilitas yang memadai, tetapi juga mampu menghadirkan pelayanan yang humanis, profesional, responsif, serta memberikan rasa aman kepada pasien dan keluarganya.
"Saya apresiasi seluruh tenaga kesehatan yang selama ini telah memberikan pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat. Semoga semangat kebersamaan dan profesionalisme tersebut terus dipertahankan dan ditingkatkan," ungkapnya.
Sementara itu, Direktur RSUD Kebayoran Baru Dina Nurdjannah menjelaskan, peresmian IGD Ponek menjadi puncak rangkaian kegiatan HUT ke-9 RSUD Kebayoran Baru yang mengusung tema "Lebih Dekat, Lebih Sehat, Lebih Bersahabat".
Rangkaian kegiatan tersebut meliputi donor darah bersama PMI yang diikuti 52 peserta, pemeriksaan mammografi bagi 51 orang bekerja sama dengan YKPI, turnamen mini soccer se-Jakarta Selatan, berbagai lomba internal, hingga webinar kesehatan.
Dina memaparkan, integrasi layanan Ponrk ke dalam IGD bertujuan agar rumah sakit dapat merespons kebutuhan pasien ibu hamil secara cepat dan tepat.
"Kini beberapa pasien dengan kasus gawat darurat dapat langsung ditangani di lantai satu dengan fasilitas dan tim yang jauh lebih lengkap, sehingga pasien dapat tertolong dengan baik," bebernya.
Melalui momentum HUT ke-9 dan peresmian IGD Ponek 24 jam tersebut, kanjut Dina, manajemen bersama seluruh tenaga kesehatan RSUD Kebayoran Baru berkomitmen untuk terus menghadirkan pelayanan yang humanis, responsif, dan profesional agar senantiasa dekat dengan masyarakat.
"Semoga seluruh petugas dapat memberikan pelayanan dari hati agar masyarakat merasa tertangani dengan baik serta puas. Kepuasan pasien yang berujung pada testimoni dari mulut ke mulut menjadi hal yang paling efektif untuk mewujudkan pasien yang sembuh dan sehat," tandasnya.