Rabu, 13 Mei 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 66
(Foto: Tiyo Surya Sakti)
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Wilayah Jakarta Selatan memberikan edukasi dan simulasi tanggap bencana di SDN Bangka 01, Kelurahan Bangka, Kecamatan Mampang Prapatan.
"Pembentukan tim tangguh bencana di sekolah"
Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan komunitas sekolah dalam menghadapi potensi bencana, khususnya gempa bumi, sekaligus membangun budaya aman dan mengurangi risiko bencana sejak dini.
Komandan Pleton BPBD Wilayah Jakarta Selatan, Muhammad Nur mengatakan kegiatan ini juga melatih peserta didik dan guru agar mampu bertindak cepat, tenang, dan tepat saat terjadi bencana.
"Kami melakukan kegiatan edukasi tanggap bencana bagi para murid dan guru, termasuk sosialisasi standar operasional prosedur (SOP) dalam pembentukan tim tangguh bencana di sekolah," ujarnya, Rabu (13/5).
Nur menjelaskan, materi bagi peserta didik lebih difokuskan pada teknik perlindungan diri saat terjadi gempa bumi. Sementara itu, bagi para guru, pelatihan menitikberatkan pada pembentukan struktur tim tangguh bencana di lingkungan sekolah.
"Tugas tenaga pendidik mencakup pembagian tugas mengenai yang harus dilakukan kepala sekolah, wakil kepala sekolah, maupun guru kelas. Fokus utamanya pada pembagian peran tersebut," terangnya.
Menurutnya, dalam simulasi tersebut peserta dilatih menghadapi situasi gempa bumi yang umumnya berlangsung selama 10 hingga 20 detik. Saat gempa terjadi, guru diminta segera menginstruksikan murid untuk berlindung di bawah meja atau bangku serta menjauhi area kaca.
Setelah kondisi dinyatakan aman, mereka kemudian diarahkan melakukan evakuasi menuju titik kumpul di area terbuka sambil mengantisipasi kemungkinan terjadinya gempa susulan.
Ia berharap, peserta didik dan para guru dapat memahami prosedur yang harus dilakukan saat terjadi bencana, khususnya gempa bumi di sekolah.
"Bencana datang secara tiba-tiba, jika sekolah sudah memiliki SOP, insyaAllah para guru akan mengerti tindakan ang harus diambil saat bencana terjadi," ungkapnya.
Sementara itu, salah seorang guru SDN Bangka 01, Tri Astuty Ningsih mengapresiasi kegiatan edukatif tersebut karena dapat membantu meningkatkan kesadaran dan kepedulian siswa terhadap lingkungan serta kesiapsiagaan menghadapi bencana.
"Alhamdulillah, sebanyak 261 murid di sini mengikuti kegiatan dengan baik. Mereka mengerti hal pertama yang harus dilakukan ketika bencana terjadi. Kegiatan ini sangat bagus, terima kasih kepada tim BPBD yang sudah mengadakan pelatihan hari ini," tandasnya.