Pemkot Jakpus Bahas Pengembangan Kawasan Pasar Baru

Kamis, 13 Agustus 2026 Reporter: Folmer Editor: Budhy Tristanto 167

IMG 20260813 WA0118

(Foto: Folmer)

Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat, Kamis (13/8), menggelar pembahasan tentang pengembangan kawasan Pasar Baru di masa mendatang. 

Kegiatan yang diinisiasi Sudin Kebudayaan Jakpus ini dikemas dalam bentuk Focus Group Discussion (FGD) bertema," Pasar Baru: Simpul Jakarta" di gedung Pusat Pelatihan Seni Budaya (PSBB) M Mashabi, Tanah Abang.

Merumuskan langkah strategis pelestarian dan pengembangan kawasan Pasar Baru

Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asekbang) Jakarta Pusat, Suprayogie mengatakan, FGD ini diadakan untuk menghimpun gagasan, pemikiran kritis serta masukan dari narasumber, akademisi, praktisi, dan pemangku kepentingan. 

"Diskusi ini guna merumuskan langkah strategis pelestarian dan pengembangan kawasan Pasar Baru di masa mendatang," katanya. 

Menurut Suprayogie, kawasan Pasar Baru bukan sekadar pusat perdagangan bersejarah, melainkan simpul kebudayaan tempat bertemunya keberagaman suku, etnis dan tradisi yang telah membentuk identitas Kota Jakarta selama berabad-abad.

"Sebagai salah satu cagar budaya dan kawasan bersejarah di Jakarta Pusat, Pasar Baru memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan tanpa menghilangkan akar sejarah serta nilai-nilai kearifan lokal," tuturnya.

Ia mengungkapkan, gagasan dan masukan yang dihimpun melalui FGD ini nantinya akan dijadikan sebagai acuan penting dalam penulisan buku panduan strategis. 

Diharapkan, buku ini nantinya dapat memandu langkah pelestarian budaya sekaligus penataan kawasan Pasar Baru agar terintegrasi sebagai simpul sejarah, budaya, dan ekonomi yang berkelanjutan. 

Menjelang usia Kota Jakarta yang menginjak 500 tahun, lanjut Suprayogie, Pemprov DKI Jakarta berharap revitalisasi dapat segera dimulai di kawasan-kawasan penting seperti Pasar Baru. 

"Revitalisasi ini diharapkan mampu meniru kesuksesan penataan kawasan bersejarah lainnya seperti kawasan Blok M di Jakarta Selatan, yang saat ini sudah bertransformasi sebagai salah satu destinasi ikonik modern," paparnya. 

Kepala Sudin Kebudayaan Jakarta Pusat, Andri Ferdian menjelaskan, FGD ini sangat penting untuk menggali potensi dan perspektif pengembangan kawasan Pasar Baru ke depan, sehingga kembali memiliki daya tarik tinggi baik secara budaya dan ekonomi.

"Hasil FGD yang diadakan hari ini menjadi bahan masukan bagi kami yang secara simultan, sejak dua tahun lamanya membahas revitalisasi kawasan Pasar Baru," pungkasnya.

BERITA TERKAIT
DPRD DKI Dukung Revitalisasi Pasar Baru, Tekankan Peran UMKM

DPRD Dukung Revitalisasi Pasar Baru

Rabu, 11 Juni 2025 1038

Penataan Kawasan Jalan Tentara Pelajar tiyo

Penataan Kawasan di Jalan Tentara Pelajar Tambah Penghijauan

Rabu, 01 Juli 2026 456

Jalan Kebon Bawang IX Disulap Lebih Bersih dan Ramah Anak

Penataan Kawasan Unggulan di Jalan Kebon Bawang IX Tuntas

Kamis, 16 April 2026 868

BERITA POPULER
Gubernur pramono MUI rezap

Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

Selasa, 11 Agustus 2026 12751

IMG 20260812 WA0088

Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

Rabu, 12 Agustus 2026 1437

Kapal cepat dishub muara angke jati

Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

Senin, 10 Agustus 2026 1390

Pembukaan jafex 2026 rezap

Buka JAFEX 2026, Pramono Ingin Optimalkan Pemanfaatan Aset Daerah

Selasa, 11 Agustus 2026 857

Ketua dprd suhud alynudin fakhri2

Ketua DPRD Minta Pelaku Usaha Hiburan Tak Gunakan Agama sebagai Gimmick

Rabu, 12 Agustus 2026 700

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks