Pemkot Jakpus Bahas Pengembangan Kawasan Pasar Baru

Kamis, 13 Agustus 2026 Reporter: Folmer Editor: Budhy Tristanto 586

IMG 20260813 WA0118

(Foto: Folmer)

Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat, Kamis (13/8), menggelar pembahasan tentang pengembangan kawasan Pasar Baru di masa mendatang. 

Kegiatan yang diinisiasi Sudin Kebudayaan Jakpus ini dikemas dalam bentuk Focus Group Discussion (FGD) bertema," Pasar Baru: Simpul Jakarta" di gedung Pusat Pelatihan Seni Budaya (PSBB) M Mashabi, Tanah Abang.

Merumuskan langkah strategis pelestarian dan pengembangan kawasan Pasar Baru

Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asekbang) Jakarta Pusat, Suprayogie mengatakan, FGD ini diadakan untuk menghimpun gagasan, pemikiran kritis serta masukan dari narasumber, akademisi, praktisi, dan pemangku kepentingan. 

"Diskusi ini guna merumuskan langkah strategis pelestarian dan pengembangan kawasan Pasar Baru di masa mendatang," katanya. 

Menurut Suprayogie, kawasan Pasar Baru bukan sekadar pusat perdagangan bersejarah, melainkan simpul kebudayaan tempat bertemunya keberagaman suku, etnis dan tradisi yang telah membentuk identitas Kota Jakarta selama berabad-abad.

"Sebagai salah satu cagar budaya dan kawasan bersejarah di Jakarta Pusat, Pasar Baru memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan tanpa menghilangkan akar sejarah serta nilai-nilai kearifan lokal," tuturnya.

Ia mengungkapkan, gagasan dan masukan yang dihimpun melalui FGD ini nantinya akan dijadikan sebagai acuan penting dalam penulisan buku panduan strategis. 

Diharapkan, buku ini nantinya dapat memandu langkah pelestarian budaya sekaligus penataan kawasan Pasar Baru agar terintegrasi sebagai simpul sejarah, budaya, dan ekonomi yang berkelanjutan. 

Menjelang usia Kota Jakarta yang menginjak 500 tahun, lanjut Suprayogie, Pemprov DKI Jakarta berharap revitalisasi dapat segera dimulai di kawasan-kawasan penting seperti Pasar Baru. 

"Revitalisasi ini diharapkan mampu meniru kesuksesan penataan kawasan bersejarah lainnya seperti kawasan Blok M di Jakarta Selatan, yang saat ini sudah bertransformasi sebagai salah satu destinasi ikonik modern," paparnya. 

Kepala Sudin Kebudayaan Jakarta Pusat, Andri Ferdian menjelaskan, FGD ini sangat penting untuk menggali potensi dan perspektif pengembangan kawasan Pasar Baru ke depan, sehingga kembali memiliki daya tarik tinggi baik secara budaya dan ekonomi.

"Hasil FGD yang diadakan hari ini menjadi bahan masukan bagi kami yang secara simultan, sejak dua tahun lamanya membahas revitalisasi kawasan Pasar Baru," pungkasnya.

BERITA TERKAIT
DPRD DKI Dukung Revitalisasi Pasar Baru, Tekankan Peran UMKM

DPRD Dukung Revitalisasi Pasar Baru

Rabu, 11 Juni 2025 1186

Penataan Kawasan Jalan Tentara Pelajar tiyo

Penataan Kawasan di Jalan Tentara Pelajar Tambah Penghijauan

Rabu, 01 Juli 2026 784

Jalan Kebon Bawang IX Disulap Lebih Bersih dan Ramah Anak

Penataan Kawasan Unggulan di Jalan Kebon Bawang IX Tuntas

Kamis, 16 April 2026 1108

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 5970

Munjirin Tinjau Ring Tinju Flyover Kampung Melayu

Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

Senin, 26 Oktober 2026 5590

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 1251

Pengprov akuatik dki jakarta rezap

Pramono Bidik Juara Umum PON 2028, Akuatik Jadi Andalan

Kamis, 29 Oktober 2026 1531

Road to lerata run anita

Road to Larata Run 2026 Padukan Olahraga dan Transportasi Publik

Sabtu, 31 Oktober 2026 796

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks