Senin, 29 Juni 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 149
(Foto: Tiyo Surya Sakti)
Wali Kota Jakarta Selatan, Syafrin Liputo mengajak seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) setempat, serta masyarakat untuk mendukung penuh pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.
"Data hasil sensus ini sangat kami butuhkan"
Ajakan tersebut disampaikan Syafrin saat melepas secara simbolis petugas Sensus Ekonomi 2026 di Halaman Kantor Wali Kota Jakarta Selatan.
Syafrin mengatakan, Sensus Ekonomi 2026 merupakan program nasional yang bertujuan menyediakan data dasar perekonomian yang akurat sebagai landasan penyusunan kebijakan, perencanaan, dan evaluasi pembangunan.
"Hasil sensus ini sangat penting bagi kita semua dalam menyusun rencana pembangunan, khususnya di wilayah Jakarta Selatan untuk 10 tahun ke depan," ujarnya, Senin (29/6).
Syafrin menjelaskan, seluruh OPD harus memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan sensus. Penyediaan data yang akurat dan mutakhir menjadi kunci agar setiap kebijakan pembangunan benar-benar berbasis data.
Syafrin berpesan kepada para petugas sensus agar menjalankan tugas dengan pendekatan yang humanis. Menurutnya, komunikasi yang baik akan mendorong masyarakat memberikan informasi secara jujur dan terbuka.
"Jika komunikasi petugas tidak baik, masyarakat mungkin akan enggan menerima dan memberikan informasi. Sekali lagi, data hasil sensus ini sangat kami butuhkan untuk perencanaan masa depan," terangnya.
Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Jakarta Selatan, Akhmad Fikri memaparkan, pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 berlangsung mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026 dengan melibatkan 1.527 petugas.
Menurutnya, para petugas akan melakukan pendataan secara door to door dengan menyisir bangunan usaha untuk mendata pelaku usaha beserta kegiatan usahanya.
"Untuk mendukung kegiatan tersebut, BPS Jakarta Selatan telah menyiapkan petugas yang dibekali surat tugas, tanda pengenal, peta wilayah, dan rompi resmi agar responden yakin terhadap legalitas petugas," ungkapnya.
Ia menambahkan, kelengkapan atribut tersebut diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat sehingga pelaku usaha bersedia menerima petugas dan memberikan data yang akurat.
Ia berharap, seluruh pihak, terutama masyarakat, dapat mendukung pelaksanaan sensus karena pendataan serupa baru akan kembali dilakukan pada 2036.
"Data yang dihimpun melalui Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi dasar penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan pada masa mendatang. Kami berharap masyarakat dapat berpartisipasi aktif dalam memberikan data yang benar," tandasnya.