DPRD dan BPS Dorong Pelaku Usaha Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Selasa, 16 Juni 2026 Reporter: Fakhrizal Fakhri Editor: Erikyanri Maulana 763

IMG 20260616 WA0056

(Foto: Fakhrizal Fakhri)

Ketua DPRD DKI Jakarta, Suhud Alynudin mengajak seluruh pelaku usaha dan masyarakat berpartisipasi aktif dalam Sensus Ekonomi 2026 yang diselenggarakan Badan Pusat Statistik (BPS). Ajakan itu disampaikan usai dirinya menjadi salah satu responden sensus.

Menurut Suhud, partisipasi masyarakat sangat penting untuk menghasilkan data ekonomi yang akurat sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran.

"memastikan pembangunan berjalan presisi,"

“Data yang akurat akan memastikan pembangunan berjalan lebih presisi dan sesuai kondisi riil masyarakat. Karena itu, penting bagi pejabat publik maupun pelaku usaha untuk berpartisipasi dalam Sensus Ekonomi 2026,” ujar Suhud, di kediamannya, Selasa (16/6).

Ia mengatakan, keterbukaan pelaku usaha dalam memberikan informasi akan membantu pemerintah memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi perekonomian Jakarta.

Selain itu, hasil sensus juga akan menjadi referensi penting dalam penyusunan kebijakan dan anggaran pembangunan DKI Jakarta Tahun 2027.

“Data ini akan menjadi basis dalam menentukan arah kebijakan, desain pembangunan, hingga penyusunan anggaran ke depan,” katanya.

Sementara itu, Kepala BPS DKI Jakarta, Kadarmanto mengapresiasi partisipasi Ketua DPRD DKI dalam Sensus Ekonomi 2026. Menurutnya, keterlibatan tokoh publik dapat mendorong masyarakat dan pelaku usaha untuk ikut menyukseskan pendataan.

“Semakin tinggi partisipasi masyarakat dan pelaku usaha, semakin baik pula kualitas data yang dihasilkan,” katanya.

Kadarmanto menjelaskan, Sensus Ekonomi memiliki peran strategis bagi Jakarta yang menyumbang sekitar 16 persen terhadap perekonomian nasional. Data yang terkumpul akan digunakan untuk mengukur pertumbuhan ekonomi, memetakan daya saing usaha, serta mendukung visi Jakarta sebagai kota global.

Guna meningkatkan partisipasi pelaku usaha, BPS menjalankan program Ngisi Bareng (Ngibar) yang memungkinkan perusahaan melakukan pendataan secara mandiri melalui platform digital. Seluruh proses pendataan juga telah berbasis digital dan dapat dipantau secara real time.

Di sisi lain, Kepala BPS Jakarta Utara, Theresia Parwati menambahkan, pihaknya juga mendapat dukungan penuh dari Pemkot Jakarta Utara dalam pelaksanaan sensus, terutama untuk menjangkau pelaku usaha skala besar.

Selain pendataan lapangan, BPS Jakut juga memberikan perhatian pada perkembangan ekonomi digital. Sebab itu, BPS menggandeng komunitas Jakut Hub guna memetakan potensi ekonomi digital yang terus berkembang di wilayah tersebut.

“Jakarta Utara memiliki karakter ekonomi yang beragam. Kami ingin memastikan seluruh potensi ekonomi, termasuk ekonomi digital, dapat terdata dengan baik agar hasilnya bermanfaat bagi pembangunan wilayah,” tandas Theresia.

BERITA TERKAIT
Pembekalan petugas sensus ekonomi anita

Bupati Kepulauan Seribu Lepas 30 Petugas Sensus Ekonomi 2026

Jumat, 12 Juni 2026 1235

BPS Sensus Ekonomi 2026 dessy

BPS Ajak Pengusaha Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Rabu, 22 April 2026 1520

Sekda dki jakarta uus kuswanto

Sekda DKI Ajak OPD Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Kamis, 26 Februari 2026 1305

BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 3516

Pendataan pengadaan tanah MRT kwitang fakhri

Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

Sabtu, 19 September 2026 2387

IMG 20260921 WA0072

Rencana Penataan Kawasan Jalan Tambora Disosialisasikan

Senin, 21 September 2026 1219

LRT ujicoba jati

Tarif LRT Kelapa Gading-Manggarai Didorong Terjangkau dan Terintegrasi

Senin, 21 September 2026 962

Pemadaman lampu hemat energi dok

Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

Sabtu, 19 September 2026 971

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks