Rabu, 24 Juni 2026 Reporter: Folmer Editor: Budhy Tristanto 115
(Foto: Folmer)
Sejak mulai beroperasi 20 Mei lalu hingga saat ini, Posko Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 Suku Dinas Pendidikan II Jakarta Pusat yang berada di SMKN 14 Johar Baru, telah melayani 583 aduan orang tua calon murid.
Kasudin Pendidikan II Jakarta Pusat, Ferizon Bakwan Ginting mengatakan, aduan yang diterima terdiri dari 272 pembuatan akun SPMB dan sisanya terkait data kependudukan yang belum terverifikasi maupun sertifikat keterampilan calon siswa belum terinput
Semua fasilitas layanan dibuka untuk memudahkan warga
Untuk memudahkan warga menyampaikan masalah seputar SPMB, jelas Ginting, pihaknya juga membuka layanan live melalui media sosial.
"Dalam sehari, sekitar 60 hingga 100 warga memanfaatkan layanan live di media sosial untuk bertanya, sehingga tidak perlu datang ke posko SPMB kami di SMKN 14 Johar Baru," ungkapnya, Rabu (24/6)
Selain itu, lanjut Ginting, pihaknya juga membuka layanan melalui whatsapp 085212419399 dan telepon seluler 087723267754.
"Semua fasilitas layanan dibuka untuk memudahkan warga mendaftarkan anak bersekolah dari jenjang SD, SMP, SMA dan SMK," paparnya.
Ia menjelaskan, SPMB 2026 wilayah Sudin Pendidikan II Jakarta Pusat membuka 1.4127 kursi di 115 sekolah mulai dari tingkat SD, SMP, SMA, SMK dan SLB negeri yang tersebar di wilayah Kecamatan Kemayoran, Senen, Johar Baru dan Kecamatan Cempaka Putih.
"SPMB 2026 juga diikuti 24 sekolah swasta tingkat SMP, SMA dan SMK yang menyediakan sebanyak 347 kursi," jelasnya.
Shella (45), warga RW 09 Johar Baru, mengaku datang langsung ke Posko SPMB di SMKN 14 karena tidak bisa membuat akun untuk mendaftarkan putri kedua ke jenjang SMP.
"Alhamdulillah layanan melalui pesan whatsapp direspon cepat, tapi saya kurang paham sehingga memutuskan datang langsung agar bisa dibantu membuatkan akun. Rencana mau mendaftarkan anak ke SMP negeri melalui jalur domisili," ungkapnya.