Selasa, 23 Juni 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 151
(Foto: Nugroho Sejati)
Posko Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jakarta Selatan di SMAN 70 Jakarta sudah menangani sebanyak 1.294 aduan masyarakat yang mengalami berbagai kendala.
"Ditindaklanjuti sesuai kebutuhan"
Kasubag Tata Usaha Suku Dinas Pendidikan Wilayah II Jakarta Selatan, Rosmiati mengatakan, berdasarkan hasil survei yang dilakukan selama proses penerimaan murid baru berlangsung, tingkat kepuasan masyarakat terhadap layanan posko tersebut mencapai 93,5 persen.
"Sebagian besar aduan yang masuk berkaitan dengan kendala teknis saat proses pendaftaran daring," ujarnya, Selasa (23/6).
Rosmiati menjelaskan, selain persoalan teknis, banyak orang tua calon murid yang mengajukan konsultasi terkait hasil verifikasi dokumen prestasi.
Sejumlah sertifikat yang diajukan sebagai prestasi tingkat nasional mengalami penyesuaian menjadi tingkat provinsi setelah melalui proses verifikasi oleh tim terkait.
"Sertifikat yang semula didaftarkan sebagai prestasi tingkat nasional, setelah diverifikasi ada yang ditetapkan sebagai tingkat provinsi. Tentu hal tersebut berpengaruh terhadap perolehan poin peserta," terangnya.
Menurutnya, Posko SPMB tidak hanya melayani aduan secara langsung, tetapi juga membuka berbagai kanal layanan daring, seperti WhatsApp, telepon, Instagram, hingga siaran langsung TikTok yang menghadirkan narasumber dari bidang pendidikan dan administrasi kependudukan.
Dalam sehari, lanjut Rosmiati, layanan WhatsApp menerima sekitar 400 hingga 500 pesan dari masyarakat. Sementara, jumlah panggilan telepon yang masuk tercatat kurang dari 100 panggilan per hari.
"U jumlah warga yang datang langsung ke posko berkisar antara 100 hingga 150 orang setiap hari selama masa pendaftaran berlangsung," ungkapnya.
Rosmiati menuturkan, pihaknya juga menyediakan pendampingan khusus bagi orang tua yang mengalami kesulitan menggunakan perangkat digital maupun memahami tahapan pendaftaran SPMB.
"Kami memastikan seluruh aduan yang masuk ditindaklanjuti sesuai kebutuhan, baik terkait kendala teknis, administrasi kependudukan, maupun informasi mengenai regulasi penerimaan murid baru," bebernya.
Sementara itu, salah seorang warga, Mulyati mengapresiasi pelayanan yang diberikan petugas Posko SPMB. Berkat informasi dan pendampingan yang diterimanya, sang anak akhirnya berhasil diterima di jenjang SMA melalui jalur Kartu Jakarta Pintar (KJP).
"Setelah berkonsultasi, saya memutuskan mendaftarkan anak melalui jalur KJP. Alhamdulillah, saat pengumuman kemarin anak saya diterima di SMAN 70 Jakarta," tandasnya.