Komisi A Sampaikan Rekomendasi Raperda P2APBD Tahun 2025

Rabu, 24 Juni 2026 Reporter: Fakhrizal Fakhri Editor: Erikyanri Maulana 165

Alia noorayu laksono komisi a paripurna dprd fakhri

(Foto: Fakhrizal Fakhri)

Komisi A DPRD DKI Jakarta menyampaikan sejumlah catatan dan rekomendasi kepada Pemprov DKI Jakarta dalam pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD (P2APBD) Tahun Anggaran 2025.

Sekretaris Komisi A DPRD DKI Jakarta, Mujiyono mengapresiasi keberhasilan Pemprov DKI mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI untuk kesembilan kalinya secara berturut-turut. Namun, ia menegaskan bahwa capaian tersebut tidak boleh menjadi tujuan akhir.

"Perbaikan tata kelola yang konkret,"

Menurutnya, opini WTP merupakan indikator keberhasilan tata kelola keuangan daerah yang harus terus ditingkatkan melalui perbaikan berkelanjutan.

"Komisi A meminta seluruh OPD mitra kerja untuk menindaklanjuti setiap temuan BPK RI, berapa pun nilainya, dengan langkah perbaikan tata kelola yang konkret," ujar Mujiyono, Rabu (24/6).

Komisi A, sambung Mujiyono, mengingatkan masih adanya temuan pada pekerjaan konstruksi serta pengadaan barang dan jasa, mulai dari kekurangan volume pekerjaan, kelebihan pembayaran, hingga kesalahan klasifikasi anggaran.

Untuk itu, Komisi A merekomendasikan agar pejabat pelaksana teknis kegiatan dan pejabat pembuat komitmen memperkuat perencanaan, verifikasi fisik pekerjaan, serta pengendalian kontrak.

"Inspektorat juga diminta melakukan pengawasan berbasis risiko terhadap perangkat daerah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi," imbuhnya.

Dalam pengelolaan aset daerah, Komisi A meminta seluruh perangkat daerah mempercepat pengamanan aset melalui inventarisasi, sertifikasi, penetapan status penggunaan, pemutakhiran data, pengamanan fisik, hingga penyelesaian sengketa aset.

Perhatian juga diberikan pada penyelesaian kewajiban penyerahan Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) oleh pengembang. Komisi A meminta Pemprov DKI memperkuat upaya penagihan dan penegakan aturan terhadap pengembang yang belum memenuhi kewajibannya, termasuk melalui penerapan moratorium perizinan hingga kewajiban PSU diselesaikan.

Di sektor pendidikan, Komisi A mendorong agar penyaluran bantuan sosial Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) dilakukan secara tepat sasaran, transparan, dan akuntabel melalui verifikasi data yang terintegrasi dengan berbagai basis data pemerintah.

Wakil Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta, Alia Noorayu Laksono juga menyampaikan sejumlah rekomendasi khusus kepada perangkat daerah. Salah satunya meminta Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menjadikan rekomendasi hasil pembahasan P2APBD Tahun Anggaran 2025 sebagai bahan evaluasi dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027.

Selain itu, Komisi A menyoroti rendahnya realisasi program pengawasan Inspektorat. Lembaga tersebut diminta menyusun indikator kinerja yang lebih berorientasi pada pencegahan kerugian daerah dan pengurangan temuan yang berulang.

Rekomendasi lainnya ditujukan kepada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) untuk mempercepat implementasi Identitas Kependudukan Digital (IKD), serta kepada Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) agar menyusun roadmap pemenuhan kebutuhan CCTV di seluruh wilayah Jakarta secara bertahap.

Komisi A juga mendorong percepatan penataan kelembagaan Pemprov DKI sebagai bagian dari transformasi Jakarta menuju kota global sesuai amanat Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2024 tentang Daerah Khusus Jakarta.

"Penataan tersebut harus memastikan struktur organisasi, fungsi perangkat daerah, proses bisnis, dan distribusi sumber daya manusia mampu menjawab kebutuhan tata kelola kota global yang efektif, responsif, dan berdaya saing," tandas Alia.

BERITA TERKAIT
Gubernur paripurna 11062026

Gubernur Sampaikan Jawaban Eksekutif Soal P2APBD 2025

Kamis, 11 Juni 2026 441

Fraksi dprd rezap

DPRD DKI Sepakat Lanjutkan Pembahasan Raperda P2APBD 2025

Kamis, 11 Juni 2026 691

Pembahasan P2APBD 2025 rezap

Pembahasan P2APBD 2025 Tekankan Transparansi dan Akuntabilitas

Senin, 08 Juni 2026 512

BERITA POPULER
750 Warga Terima Bantuan Sosial di Terminal Bus Kampung Rambutan

Pekerja dan Pedagang di Terminal Kampung Rambutan Dibantu Sembako

Rabu, 17 Juni 2026 7096

600 Substrat Karang Dilepas di Perairan Pulau Pari anita

2.671 Substrat Karang di Kepulauan Seribu Pulihkan Ekosistem Pesisir

Selasa, 23 Juni 2026 595

Gubernur pramono haul habaib otoy

Beri Penghormatan Tokoh Betawi, Pemprov DKI Gelar Haul Akbar Ulama dan Habaib di Monas

Jumat, 19 Juni 2026 781

Gebyar seni budaya setubabakan nur

Rayakan HUT Ke-499 Jakarta, Setu Babakan Gelar Gebyar Seni Budaya

Sabtu, 20 Juni 2026 708

Gub upacara hut 499 jakarta rezap

Menuju Usia Lima Abad, Pramono Minta Masyarakat Jaga Optimisme untuk Jakarta

Senin, 22 Juni 2026 537

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks