Kamis, 18 Juni 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 142
(Foto: Tiyo Surya Sakti)
Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan melalui Suku Dinas Pendidikan Wilayah II memastikan penanganan terhadap siswi kelas X SMAN 6 Jakarta yang meninggal dunia akibat kecelakaan di Jalan Lauser sudah berjalan secara optimal dan terkoordinasi dengan baik.
"Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya"
Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah II Jakarta Selatan, Sarwoko mengatakan, pihaknya menyiapkan berbagai dukungan, termasuk fasilitas transportasi bagi guru dan peserta didik yang akan melayat ke rumah duka di Tangerang, Banten.
"Kami menyiapkan tiga unit bus sekolah untuk mengantarkan guru dan murid ke rumah duka. Selain itu, juga tersedia kendaraan bagi keluarga. Selama perjalanan, rombongan akan mendapatkan pendampingan dari Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan," ujarnya, Kamis (18/6).
Sarwoko menjelaskan, Pemkot Jakarta Selatan bersama seluruh jajaran turut menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas peristiwa tersebut serta mendoakan yang terbaik bagi keluarga yang ditinggalkan dan seluruh pihak yang terdampak.
Menurutnya, penanganan korban sejak proses evakuasi di lokasi kejadian, perawatan di rumah sakit hingga proses pemakaman sudah dikoordinasikan secara intensif oleh berbagai pihak terkait.
"Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Seluruh proses penanganan kejadian ini telah kami koordinasikan bersama agar berjalan dengan baik," terangnya.
Sementara itu, Kepala Suku Dinas Bina Marga Jakarta Selatan, Rifki Rismal menuturkan, kabel yang diduga menjadi penyebab kecelakaan tersebut merupakan milik PLN.
"Tim PLN juga sudah berada di lokasi untuk melakukan penanganan dan merapikan kabel tersebut," ungkapnya.
Ia mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kepada pemerintah setempat atau petugas Bina Marga apabila menemukan kabel udara yang terputus, menjuntai, atau berpotensi membahayakan pengguna jalan. Langkah cepat pelaporan dinilai penting untuk mencegah terjadinya insiden serupa.
"Kami berharap kejadian seperti ini tidak terulang kembali. Kami juga menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas peristiwa yang terjadi," tandasnya.
Untuk diketahui, dalam peristiwa tersebut siswi SMAN 6 bernama Neisha Amalia Evrian Putri meninggal dunia. Sementara pelajar lainnya, Deny mengalami luka-luka dan menjalani perawatan di RS Fatmawati.