Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

Selasa, 04 Agustus 2026 Reporter: Anita Karyati Editor: Budhy Tristanto 1309

Pokdakan dan Pelaku Usaha Ikuti Pelatihan Budidaya Ramah Lingkungan

(Foto: Anita Karyati)

Pelaku usaha ikan hias dan kelompok pembudidaya ikan (Pokdakan), mendapat pelatihan Pengelolaan Budidaya Perikanan Ramah Lingkungan dari jajaran Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Kepulauan Seribu. 

Kepala Seksi Kelautan dan Perikanan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Kepulauan Seribu, Gama Eka Anantha mengatakan, pelatihan ini untuk mendorong para pembudidaya mengoptimalkan pemanfaatan keramba jaring apung (KJA), tidak hanya sebagai sarana produksi ikan, tetapi juga sebagai sumber pendapatan melalui sektor pariwisata.

"Meningkatkan nilai tambah Keramba Jaring Apung (KJA),"

“Kami ingin meningkatkan nilai tambah KJA. Selain menghasilkan ikan, kawasan budi daya juga dapat dimanfaatkan sebagai lokasi wisata edukasi maupun wisata pemancingan,” ujarnya, Selasa (4/8).

Gama menjelaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kapasitas pembudidaya agar mampu mengembangkan usaha yang berkelanjutan sekaligus memiliki nilai tambah.

Dalam pelatihan ini, peserta mendapatkan materi mengenai pengelolaan budi daya yang ramah lingkungan, mulai dari dampak kegiatan budidaya terhadap ekosistem laut, seperti potensi eutrofikasi, hingga pengelolaan sampah plastik yang dihasilkan dari aktivitas KJA.

“Peserta juga dibekali konsep pengembangan wisata edukasi dengan membuka kawasan keramba sebagai destinasi pembelajaran bagi wisatawan,” katanya.

Menurut Gama, pengembangan wisata budidaya membutuhkan kolaborasi berbagai pihak, mulai dari Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), agen perjalanan, hingga perangkat daerah terkait agar potensi KJA semakin dikenal masyarakat.

“Kami berharap terjalin sinergi dengan sektor pariwisata dan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu sehingga wisata budi daya dapat berkembang dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat pesisir,” tuturnya.

Selain pelatihan, Sudin KPKP Kepulauan Seribu juga menyerahkan bantuan sarana budidaya meliputi pakan ikan laut, serokan ikan, tabung oksigen, pompa dorong, dan freezer untuk mendukung produktivitas usaha.

Salah seorang peserta dari Pokdakan Ayu Bahari, Somad, mengaku pelatihan ini memberikan wawasan baru dalam mengembangkan usaha budidaya yang lebih inovatif. 

Ia berharap, pengetahuan yang diperoleh dapat meningkatkan pendapatan kelompok sekaligus menarik lebih banyak wisatawan ke Kepulauan Seribu.

“Selama ini kami hanya fokus pada produksi ikan hias. Setelah mengikuti pelatihan, kami mendapat pemahaman bahwa lokasi budidaya juga bisa dikembangkan menjadi destinasi wisata edukasi,” pungkasnya.

BERITA TERKAIT
400 Kilogram Ikan Nila Dipanen Dari Pokdakan Mina Muda Kreatif

400 Kilogram Nila Dipanen di Lokasi Pokdakan Mina Muda Kreatif

Jumat, 04 Juli 2025 731

Bantuan nelayan pulau anita

Sudin KPKP Kepulauan Seribu Salurkan Bantuan dan Beri Pembinaan Nelayan

Kamis, 23 Juli 2026 871

Petani jakarta rorotan rezap

Ini Langkah KPKP Jakut Hadapi Musim Kemarau

Senin, 03 Agustus 2026 761

BERITA POPULER
Pedagang di Atas Trotoar Jalan Mangga Besar Raya Ditertibkan

Pedagang di Jalan Mangga Besar Raya Ditertibkan

Rabu, 30 September 2026 1559

Syafrin walkot jaksel

Syafrin Minta Pengurus RT/RW Terus Jadi Mitra Strategis Pemerintah

Kamis, 01 Oktober 2026 1045

Personel Gabungan Lakukan Pelebaran Jalan di Kelapa Dua Wetan

Jalan Raya Ciracas Dilebarkan

Kamis, 01 Oktober 2026 1033

895 Guru PPPK Jakut dan Kepulauan Seribu Perpanjang Kontrak Kerja

Kontrak Kerja 895 Guru PPPK di Jakut dan Kepulauan Seribu Diperpanjang

Senin, 28 September 2026 1501

PMI Jaksel CFD HI tiyo

Peserta HBKB Diedukasi Pencegahan DBD

Minggu, 27 September 2026 1498

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks