Sekda DKI Ajak OPD Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Kamis, 26 Februari 2026 Reporter: Fakhrizal Fakhri Editor: Erikyanri Maulana 1157

Sekda dki jakarta uus kuswanto

(Foto: Fakhrizal Fakhri)

Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Uus Kuswanto mengajak seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pemangku kepentingan di lingkungan Pemprov DKI menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026.

Ajakan tersebut disampaikannya dalam kegiatan sosialisasi sensus ekonomi 2026 di Balai Kota Jakarta.

"Fondasi penting dalam merumuskan kebijakan,"

Uus menuturkan, Jakarta memiliki peran strategis sebagai pusat perdagangan, jasa, dan keuangan, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Sesuai amanat Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2024, Jakarta diarahkan menjadi kota global dengan daya saing tinggi. Sebab itu, pembangunan harus didukung data ekonomi yang lengkap, akurat, dan mutakhir.

“Data menjadi fondasi penting dalam merumuskan kebijakan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan dan terukur,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Sensus Ekonomi 2026 bertujuan menyediakan informasi mengenai struktur ekonomi, karakteristik usaha, serta perkembangan ekonomi digital dan ekonomi lingkungan. Pendataan akan mencakup seluruh skala usaha, mulai dari mikro, kecil, menengah, hingga besar, baik yang beroperasi secara luring maupun daring.

Untuk itu, Uus menekankan pentingnya dukungan seluruh OPD dalam memperluas sosialisasi hingga tingkat RT/RW. Termasuk memfasilitasi akses pendataan di apartemen, perkantoran, kawasan bisnis, terminal, pelabuhan, dan bandara.

Menurutnya, pendataan di apartemen menjadi salah satu tantangan yang perlu diatasi melalui kolaborasi camat, lurah, serta pengurus lingkungan setempat.

“Validitas data sangat menentukan ketepatan kebijakan, termasuk dalam penyaluran bantuan sosial agar tidak lagi terjadi salah sasaran,” katanya.

Sementara itu, Kepala BPS DKI Jakarta, Kadarmanto menyampaikan, Sensus Ekonomi terakhir dilaksanakan pada 2016. Sejak saat itu, terjadi perubahan besar dalam struktur ekonomi akibat pandemi COVID-19 dan percepatan transformasi digital.

Ia menyoroti munculnya fenomena gig economy, yakni pola kerja fleksibel berbasis platform digital yang berkembang pesat di Jakarta. Dinamika tersebut, menurutnya perlu didokumentasikan secara komprehensif agar pemerintah memiliki gambaran utuh tentang arah transformasi ekonomi.

“Sensus Ekonomi 2026 akan memperkuat pendataan ekonomi digital, ekonomi lingkungan, dan ekonomi kreatif untuk memetakan daya saing Jakarta sebagai kota global,” tuturnya.

Pelaksanaan sensus mengacu pada amanat Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 yang mewajibkan Sensus Ekonomi digelar setiap 10 tahun pada tahun berakhiran enam. Sensus ini dijadwalkan berlangsung pada Mei hingga Agustus 2026.

Sebanyak kurang lebih 10.000 petugas akan diterjunkan ke seluruh wilayah DKI Jakarta, termasuk Kepulauan Seribu. Pendataan dilakukan menggunakan metode Computer-Assisted Personal Interviewing (CAPI) guna menjamin efisiensi sekaligus keamanan data.

BPS juga memastikan seluruh data responden bersifat rahasia dan hanya dipublikasikan dalam bentuk agregat untuk kepentingan statistik.

Melalui kolaborasi erat antara Pemprov DKI, BPS, dan seluruh pemangku kepentingan, Sensus Ekonomi 2026 diharapkan menghasilkan data akurat yang menjadi dasar perencanaan pembangunan serta penguatan daya saing Jakarta di tingkat global.

“Karena dilaksanakan setiap sepuluh tahun sekali, mari kita kawal bersama agar hasilnya benar-benar bermanfaat bagi kesejahteraan bangsa, khususnya dalam mendukung Jakarta menuju kota global pada 2045,” tandas Kadarmanto.

BERITA TERKAIT
Wali Kota Arifin tampil menjadi narasumber dalam kegiatan sosialisasi sensus ekonomi tahun 2026

Pemkot Jakpus Siap Bantu Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Selasa, 23 Desember 2025 1667

Pemkot dan BPS Jakarta Utara Gelar Workshop Sensus Ekonomi 2026

Sensus Ekonomi 2026 Disosialisasikan di Jakut

Rabu, 03 Desember 2025 923

 Wali Kota Jakarta Selatan Buka Sosialisasi Sensus Barang Milik Daerah

Wali Kota Jakarta Selatan Buka Sosialisasi Sensus Barang Milik Daerah

Selasa, 18 Februari 2025 1055

BERITA POPULER
Syafrin Tinjau Lokbin dan Pasar Jaya Pasar Minggu

Syafrin Tinjau Lokbin Pasar Minggu

Senin, 27 Juli 2026 1403

Pelantikan dpp forkabi rezap2

Pramono Dorong Forkabi Kompak Bangun Jakarta

Jumat, 24 Juli 2026 1811

Pilah sampah gerakan kolektif ist

Festival Edukasi Pilah Sampah Jadi Gerakan Kolektif Bangun Kesadaran Lingkungan

Selasa, 28 Juli 2026 610

Peresmian Open Top Tour Of Batavia otoy

Bus Open Top Tour Jakarta Batavia Resmi Beroperasi

Kamis, 23 Juli 2026 1437

Pramono Intruksikan Pengangkutan Timbunan Sampah di Penjaringan dan Pasar Minggu

Pemprov Beri Teguran Keras Pembuang Sampah di RTH Penjaringan

Minggu, 26 Juli 2026 721

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks