Senin, 15 Juni 2026 Reporter: Anita Karyati Editor: Toni Riyanto 136
(Foto: Anita Karyati)
Sebanyak 54 kendaraan mengikuti uji emisi gratis yang diadakan Suku Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kepulauan Seribu di halaman Gedung Mitra Praja Sunter, Jakarta Utara. Kegiatan ini merupakan bagian dari peringatan Hari Lingkungan Hidup Tahun 2026 sekaligus menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
"Pengendalian pencemaran udara"
Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup Kepulauan Seribu, Achmad Hariadi mengatakan, pelaksanaan uji emisi kali ini menyasar kendaraan dinas operasional (KDO), kendaraan pribadi milik Aparatur Sipil Negara (ASN), karyawan yang bertugas di Gedung Mitra Praja, hingga masyarakat sekitar.
"Hari ini kami melakukan uji emisi kendaraan bermotor sebagai aksi nyata mitigasi perubahan iklim dan pengendalian pencemaran udara di Jakarta," ujarnya, Senin (15/6).
Achmad menjelaskan, selain kendaraan darat, pihaknya juga merencanakan pelaksanaan uji emisi bagi sarana transportasi laut atau kapal yang beroperasi di wilayah Kepulauan Seribu.
"Untuk uji emisi kapal di pulau, tentu ada perlakuan khusus. Kami akan berkoordinasi dengan kementerian terkait agar pelaksanaannya sesuai dengan baku mutu emisi yang ditetapkan," terangnya.
Menurutnya, pengendalian kualitas udara di Kepulauan Seribu dilakukan melalui berbagai upaya. Selain uji emisi, pihaknya menggencarkan program lain seperti penyemprotan eco-enzyme ke udara serta pengelolaan sampah yang ramah lingkungan.
Kedepannya, layanan uji emisi ini akan dilakukan secara jemput bola ke pulau-pulau berpenduduk secara bertahap. Petugas akan membawa peralatan uji emisi ke setiap wilayah untuk memastikan seluruh kendaraan berbahan bakar fosil milik warga maupun instansi memenuhi standar emisi.
"Kami pastikan layanan ini akan menjangkau masyarakat di enam kelurahan di Kepulauan Seribu. Pelaksanaannya dilakukan secara bertahap dengan membawa alat uji langsung ke lokasi," terangnya.
Kepala Seksi Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Suku Dinas LH Kepulauan Seribu, Sri Hayyu Alynda Heryati menuturkan, kegiatan uji emisi tersebut dilaksanakan bersinergi dengan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta.
Ia merinci, dari total 54 kendaraan yang mengikuti uji emisi, sebanyak 25 kendaraan roda empat berbahan bakar bensin dinyatakan lulus seluruhnya. Untuk kendaraan roda empat berbahan bakar solar, dari delapan kendaraan yang diperiksa, tiga dinyatakan lulus dan lima tidak lulus.
"Untuk 21 kendaraan roda dua berbahan bakar bensin yang menjalani uji emisi, 18 kendaraan lulus dan tiga lainnya tidak lulus," bebernya.
Ia mengimbau pemilik kendaraan yang dinyatakan tidak lulus uji emisi untuk segera melakukan perawatan mesin atau servis rutin di bengkel agar emisi gas buang kembali normal.
"Melalui kegiatan ini, kami harap kesadaran masyarakat dalam merawat kendaraan terus meningkat. Sehingga kualitas udara di Jakarta tetap terjaga di bawah ambang batas aman," imbuhnya.
Sementara itu, salah seorang warga setempat yang memanfaatkan layanan ini, Tuti (49) mengaku sangat terbantu. Ia tidak sengaja mengetahui adanya uji emisi gratis saat hendak ke ATM Bank DKI di Gedung Mitra Praja.
"Ini kali pertama sepeda motor saya dilakukan uji emisi, apalagi layanannya gratis. Saya bersyukur kendaraan saya dinyatakan lulus. Saya juga jadi tahu kondisi mesin motor saya masih bagus dan tidak mencemari udara," tandasnya.