Jumat, 22 Mei 2026 Reporter: Fakhrizal Fakhri Editor: Erikyanri Maulana 277
(Foto: Nugroho Sejati)
Wakil Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta, Wahyu Dewanto menilai, terpilihnya Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung sebagai Wakil Ketua Steering Committee C40 Cities akan memperkuat program Pemprov DKI dalam mengatasi krisis iklim.
Menurut Wahyu, berbagai program dan regulasi yang dijalankan Pemprov DKI sudah mengarah pada penguatan aksi iklim, termasuk penerapan kebijakan green building untuk bangunan baru maupun revitalisasi bangunan lama guna mendukung target net zero emission.
"menuju target net zero emission,"
“Terkait posisi strategis Gubernur dalam jaringan kota global, tentu akan semakin memperkuat kebijakan beliau untuk mendorong aksi iklim inklusif menuju target net zero emission, baik melalui program pemerintah daerah maupun regulasi yang mengarah ke sana, seperti kebijakan green building bagi bangunan baru di Jakarta maupun bangunan lama yang dievaluasi dan direvitalisasi,” ujar Wahyu, Jumat (22/5).
Ia menegaskan, seluruh upaya Pemprov DKI dalam menangani krisis iklim perlu mendapat dukungan penuh lantaran bermanfaat bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk masyarakat kelas bawah.
“Jadi upaya ini harus didukung penuh,” tegasnya.
Wahyu juga menilai sejumlah program penanganan krisis iklim di ibu kota telah berjalan baik. Salah satunya pengembangan transportasi umum yang mulai didukung penggunaan bus listrik.
Selain itu, penggunaan kendaraan listrik oleh masyarakat juga terus meningkat seiring adanya kebijakan Pemprov DKI yang mendukung peralihan dari kendaraan berbahan bakar fosil.
“Penggunaan kendaraan pribadi di Jakarta juga banyak beralih ke kendaraan listrik, salah satunya karena kebijakan Pemda yang mendukung hal tersebut,” imbuhnya.
Di sisi lain, Wahyu mendorong Pemprov DKI memperkuat upaya penanganan banjir dan pengembangan jaringan pengelolaan air limbah untuk meningkatkan kualitas air permukaan di Jakarta.
Menurutnya, keterlibatan Gubernur Pramono dalam jaringan kota global juga membuka peluang Jakarta bertukar pengalaman dengan kota besar lain di dunia dalam menghadapi persoalan iklim.
“Keterlibatan Gubernur juga dapat saling bertukar pengalaman secara global, mengingat masalah iklim ini pada hakikatnya merupakan persoalan yang dihadapi semua kota besar di dunia dan kita bisa saling bertukar pengalaman untuk mengatasinya,” tandasnya.