Posisi Gubernur Pramono di C40 Cities Perkuat Program Iklim DKI

Jumat, 22 Mei 2026 Reporter: Fakhrizal Fakhri Editor: Erikyanri Maulana 2115

Cuaca iklim gedung jati

(Foto: Nugroho Sejati)

Wakil Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta, Wahyu Dewanto menilai, terpilihnya Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung sebagai Wakil Ketua Steering Committee C40 Cities akan memperkuat program Pemprov DKI dalam mengatasi krisis iklim.

Menurut Wahyu, berbagai program dan regulasi yang dijalankan Pemprov DKI sudah mengarah pada penguatan aksi iklim, termasuk penerapan kebijakan green building untuk bangunan baru maupun revitalisasi bangunan lama guna mendukung target net zero emission.

"menuju target net zero emission,"

“Terkait posisi strategis Gubernur dalam jaringan kota global, tentu akan semakin memperkuat kebijakan beliau untuk mendorong aksi iklim inklusif menuju target net zero emission, baik melalui program pemerintah daerah maupun regulasi yang mengarah ke sana, seperti kebijakan green building bagi bangunan baru di Jakarta maupun bangunan lama yang dievaluasi dan direvitalisasi,” ujar Wahyu, Jumat (22/5).

Ia menegaskan, seluruh upaya Pemprov DKI dalam menangani krisis iklim perlu mendapat dukungan penuh lantaran bermanfaat bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk masyarakat kelas bawah.

“Jadi upaya ini harus didukung penuh,” tegasnya.

Wahyu juga menilai sejumlah program penanganan krisis iklim di ibu kota telah berjalan baik. Salah satunya pengembangan transportasi umum yang mulai didukung penggunaan bus listrik.

Selain itu, penggunaan kendaraan listrik oleh masyarakat juga terus meningkat seiring adanya kebijakan Pemprov DKI yang mendukung peralihan dari kendaraan berbahan bakar fosil.

“Penggunaan kendaraan pribadi di Jakarta juga banyak beralih ke kendaraan listrik, salah satunya karena kebijakan Pemda yang mendukung hal tersebut,” imbuhnya.

Di sisi lain, Wahyu mendorong Pemprov DKI memperkuat upaya penanganan banjir dan pengembangan jaringan pengelolaan air limbah untuk meningkatkan kualitas air permukaan di Jakarta.

Menurutnya, keterlibatan Gubernur Pramono dalam jaringan kota global juga membuka peluang Jakarta bertukar pengalaman dengan kota besar lain di dunia dalam menghadapi persoalan iklim.

“Keterlibatan Gubernur juga dapat saling bertukar pengalaman secara global, mengingat masalah iklim ini pada hakikatnya merupakan persoalan yang dihadapi semua kota besar di dunia dan kita bisa saling bertukar pengalaman untuk mengatasinya,” tandasnya.

BERITA TERKAIT
IMG 20260428 WA0112

Pemkot Jakbar Sosialisasikan Program Kampung Iklim 2026

Selasa, 28 April 2026 689

IMG 20260407 WA0193

Raperda RPPLH akan Lahirkan Perda Turunan dari Perubahan Iklim

Selasa, 07 April 2026 477

Cityview gedung suasana kota dok

Pergub Efisiensi Energi Langkah Nyata Mitigasi Perubahan Iklim

Senin, 09 Februari 2026 744

BERITA POPULER
Ratusan Personel Gabungan Gelar Razia Parkir Liar di Jaktim

Parkir Liar di Jaktim Ditindak

Senin, 08 Juni 2026 1805

Ketua dprd dki suhud

Program Padat Karya Perluas Kesempatan Kerja Warga Jakarta

Rabu, 10 Juni 2026 848

Sampah laut Jakarta bilal

Pramono Minta Sampah di Muara Angke Rutin Dibersihkan

Minggu, 07 Juni 2026 1606

Proyek pekerjaan padatkarya jati2

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja Padat Karya

Jumat, 05 Juni 2026 2120

Penumpang transjakarta otoy

Penyesuaian Tarif Transjakarta Layak Dikaji untuk Jaga Keberlanjutan Layanan

Rabu, 10 Juni 2026 568

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks