Keluarga Jadi Fondasi Pembangunan Masyarakat Jakarta

Minggu, 10 Mei 2026 Reporter: Fakhrizal Fakhri Editor: Erikyanri Maulana 593

Ghozi zulazmi ist

(Foto: Istimewa)

Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta, Ghozi Zulazmi mengapresiasi Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) yang telah merampungkan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pembangunan Keluarga.

Menurut Ghozi, pembahasan Raperda yang berkaitan dengan keluarga menunjukkan fungsi legislasi DPRD semakin produktif dalam menjawab kebutuhan masyarakat.

"Keluarga merupakan sel terkecil dalam masyarakat,"

“Ini sangat baik sekali. Kita ingin fungsi legislasi DPRD semakin kuat dan produktif. Pembahasan berbagai Raperda ini menjadi langkah positif,” ujar Ghozi, Minggu (10/5).

Ia menilai, konsep Jakarta sebagai kota global tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga kualitas sumber daya manusia yang dibangun dari lingkungan keluarga.

“Pembangunan keluarga ini menjadi fondasi awal bagaimana entitas masyarakat itu terbentuk. Karena keluarga merupakan sel terkecil dalam masyarakat,” katanya.

Ghozi menjelaskan, salah satu poin penting dalam Raperda tersebut adalah pemberian pendidikan pranikah bagi warga sebelum membangun keluarga. Menurutnya, banyak persoalan rumah tangga muncul karena kurangnya kesiapan sebelum menikah.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya optimalisasi peran ayah dalam keluarga. Selama ini, kata Ghozi, pola pengasuhan lebih banyak identik dengan ibu, padahal kehadiran ayah juga memiliki peran besar dalam membentuk keluarga yang sehat dan harmonis.

“Kita ingin mengoptimalkan peran seorang ayah. Ayah bukan hanya kepala keluarga yang bekerja, tapi juga faktor penting dalam pembangunan keluarga,” ucapnya.

Di sisi lain, Ghozi menyebut, Bapemperda tengah menyiapkan Raperda Perlindungan Perempuan dan Raperda Kota Layak Anak.

Ia menilai, perempuan membutuhkan perlindungan yang lebih afirmatif, sementara anak-anak memerlukan ruang bermain yang aman serta perlindungan dari berbagai ancaman kekerasan.

Ghozi juga mendorong agar keberadaan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) kembali diperkuat sebagai bagian dari upaya mewujudkan Jakarta sebagai kota layak anak.

“Dulu pembangunan RPTRA dilakukan secara masif dan itu menjadi salah satu simpul kota layak anak. Sekarang pembangunannya agak melandai,” katanya.

Ghozi juga menyoroti maraknya kasus kekerasan terhadap anak di lingkungan sekolah maupun permukiman. Ia menilai, edukasi dan perlindungan anak harus diperkuat agar korban berani melapor dan mendapatkan pendampingan.

“Ketika sudah menjadi korban, banyak yang akhirnya tidak mau bercerita karena dianggap aib. Maka perlindungan dan edukasi ini sangat penting,” tandasnya.

BERITA TERKAIT
Workshop women go digital fakhri

Keluarga Jadi Benteng Utama Perlindungan Anak

Kamis, 07 Mei 2026 618

RZA 0510

Pramono Pastikan Pemprov Hadir Dukung Pembangunan Keluarga

Senin, 04 Mei 2026 1065

IMG 20260428 WA0106

Program Jaga Keluarga Jadi Kunci dalam Raperda Pembangunan Keluarga

Rabu, 29 April 2026 599

BERITA POPULER
Mikrotrans reza edit

Transjakarta Tegaskan Larangan Mengamen di Mikrotrans dan Halte

Jumat, 02 Oktober 2026 3139

Distribusi Benih Ikan Air Tawar anita

4.100 Benih Ikan Didistribusikan di Lima Pulau Permukiman

Jumat, 02 Oktober 2026 2743

Pedagang di Atas Trotoar Jalan Mangga Besar Raya Ditertibkan

Pedagang di Jalan Mangga Besar Raya Ditertibkan

Rabu, 30 September 2026 1903

Syafrin walkot jaksel

Syafrin Minta Pengurus RT/RW Terus Jadi Mitra Strategis Pemerintah

Kamis, 01 Oktober 2026 1507

Personel Gabungan Lakukan Pelebaran Jalan di Kelapa Dua Wetan

Jalan Raya Ciracas Dilebarkan

Kamis, 01 Oktober 2026 1346

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks