Rabu, 06 Mei 2026 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Budhy Tristanto 94
(Foto: Budhi Firmansyah Surapati)
Sebanyak 150 petugas gabungan, Rabu (6/5), melakukan penataan di kawasan Pasar Angke, Kelurahan Jembatan Lima, Tambora, Jakarta Barat.
Penataan dilakukan dengan menertibkan pedagang kali lima (PKL), membersihkan kawasan, memangkas pohon rawan tumbang, mengangkut sampah di Kali Cibubur dan memberikan layanan kesehatan.
"Kami juga berikan layanan kesehatan ke permukiman warga,"
Camat Tambora, Pangestu Aji Swandanu mengatakan, penataan kawasan secara terpadu ini merupakan bagian dari program Tampan (Tambora Tertib Aman, Mandiri, Peduli, Asri, dan Nyaman).
"Hari ini kita fokus lakukan penataan di kawasan Pasar Angke. Meski asetnya merupakan milik KAI, kita tertibkan PKL agar tidak turun ke jalan dan mengganggu lalu lintas," katanya.
Di sepanjang Jalan Stasiun Angke, jelas Pangestu, terdata sekitar 150 PKL yang berusaha di atas lahan milik PT KAI. Sedangan UMKM milik warga di sepanjang jalan tersebut mencapai sekitar 100 lapak.
"Kami menghalau PKL yang memakan bahu jalan dan mengganggu lalu lintas," jelasnya.
Selain itu, penataan juga dilakukan terhadap depo sampah RW 07 Keluhan Jembatan Lima dengan mengatur gerobak sampah dan menerapkan Waktu pengangkutan pengangkutan terjadwal.
"Kami juga mendorong agar pengelola depo dan para pedagang mulai lakukan pemilahan sampah agar bisa mengurangi beban pembuangan ke TPST Bantar Gebang," tambahnya.
Selanjutnya, petugas melakukan pemangkasan lima pohon rawan tumbang di Jalan Krendang Utara serta mengangkut sampah dari Kali Cibubur dan menguras saluran di sepanjang jalan tersebut.
"Kami juga berikan layanan kesehatan ke permukiman warga di sekitar Pasar Angke," tandasnya.
Dia berharap, penataan terpadu ini bisa mengatasi berbagai permasalahan di kawasan Pasar Angke seperti kemacetan, penumpukan sampah dan ketertiban lingkungan.