Rabu, 08 April 2026 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Andry 195
(Foto: Bilal Nugraha Ginanjar)
Jajaran Kecamatan Tambora meluncurkan program Tampan (Tertib Aman, Mandiri, Peduli, Asri dan Nyaman) sebagai gerakan terintegrasi serta terpadu melibatkan seluruh pihak. Gerakan perdana menyasar ke kawasan permukiman warga RW 02 Kelurahan Duri Utara.
"Program ini merupakan gerakan pasukan Pelangi,"
Camat Tambora, Pangestu Aji menjelaskan, Program Tampan ini merupakan inisiasi jajarannya untuk memaksilkan berbagai program layanan publik dengan melibatkan elemen masyarakat secara partisipatif. Sebab itu, kegiatan melibatkan seluruh UKPD terkait bersama masyarakat dan stakeholder.
"Program ini merupakan gerakan pasukan Pelangi bersama elemen masyarakat. Ada PKK, RT, RW, LMK, FKDM dan juga elemen-elemen masyarakat lainnya, kita jalin bersama-sama di hari yang sama," katanya, Rabu (8/4).
Dikatakan Pangestu, gerakan tertib ini sebenarnya sudah rutin dilaksanakan sesuai tupoksi masing-masing UKPD. Namun, gerakan program Tampan ini diharapkannya akan memberikan dampak meluas karena melibatkan masyarakat serta membangun kesadaran bersama untuk menjaga lingkungan.
Dirincinya, gerakan program Tampan ini terdiri dari lima bagian yakni, Tertib Trotoar dan PMKS: Tertib Listrik atau operasi penertiban listrik (OPAL) serta antisipasi kebakaran: Tertib Saluran, Jalan, Penerangan Lampu: Tertib Sampah dan Tertib Usaha: serta Tertib Kamtibmas dan Kesehatan:
Dijelaskannya, Tertib trotoar dan PMKS bertujuan mengembalikan fungsi trotoar sebagai sarana-prasarana untuk pejalan kaki dan juga keindahan lainnya. Lalu, penangan PMKS secara manusia melibatkan Suku Dinas Sosial.
Kemudian Tertib Listrik atau OPAL dan antisipasi kebakaran makian penindakan, sosialisasi serta edukasi kepada masyarakat untuk mengantisipasi kebakaran di lingkungan permukiman warga. Hal ini menurutnya penting mempertimbangkan wilayah Kecamatan Tambora banyak terdiri kawasan padat penduduk.
Selanjutnya Tertib saluran, jalan, penerangan lampu melibatkan jajaran dari Satpel SDA, Bina Marga dan Pertamanan Hutan Kota (Tamhut). Selain melakukan aksi nyata, kegiatan juga meliputi pendataan serta inventarisasi potensi permasalahan terkait jalan, penerangan, saluran dan pertamanan di lingkungan.
Sedangkan Tertib sampah dan Tertib usaha melakukan sosialisasi serta edukasi terhadap pelaku usaha agar mentaati segala aturan yang berlaku. Kemudian juga dilakukan edukasi dan sosialisasi pengelolaan sampah di lingkungan.
Sementara Tertib Kamtibmas dan Kesehatan, melibatkan jajaran dari kesehatan serta Satpol PP, Kepolisian dan TNI. Tidak hanya mengantisipasi tawuran, kegiatan juga meliputi pemeriksaan kesehatan seperti TBC dan stunting oleh jajaran Puskesmas.
Dilanjutkan Pangestu, kegiatan direncanakan dilaksanakan rutin setiap pekan sekali, diutamakan pada hari Rabu. Ia berharap nantinya gerakan ini akan memassyrakat sehingga mendorong warga utk aktif berpartisipasi menjaga lingkungannya secara mandiri dan kolaboratif bersama jajaran petugas.
"Percuma ada aparat lengkap dan organisasi masyarakat jika tidak ada rasa memiliki. Karena ini negara kita, kota kita, kampung kita; kalau bukan kita yang ngurusin siapa lagi," tegasnya.
Lurah Duri Utara, Ari Kurnia menambahkan, dalam kegiatan ini ratusan personel gabungan dibagi menjadi sejumlah tim seusia bidang tertib. Mereka menysiri seluruh 15 RT di wilayah RW 02 Kelurahan Duri Utara.
"Kami sengaja memilih wilayah RW 02 sebagian lokasi program Tampan perdana ini mempertimbangkan kepadatan tertinggi di kelurahan kami," tandasnya.