Sudin LH Jaksel Hadirkan Inovasi Pengelolaan Sampah Organik

Kamis, 30 April 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 621

Sampah organik dok

(Foto: Doc)

Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) Jakarta Selatan menghadirkan inovasi strategi pengelolaan sampah, khususnya sampah organik melalui metode pengomposan yang lebih efektif dan berkelanjutan.

"Tidak dibuang ke tempat pembuangan akhir"

Kepala Sudin LH Jakarta Selatan, Dedy Setiono mengatakan, pihaknya telah mengembangkan berbagai inovasi pengelolaan sampah organik, di antaranya melalui metode Biopori Jumbo dan Teba Modern.

"Metode ini kami yakini sebagai cara yang efektif untuk mengurangi, bahkan mengatasi, sampah organik agar tidak dibuang ke tempat pembuangan akhir," ujarnya, Kamis (30/4).

Dedy menjelaskan, Biopori Jumbo merupakan metode pengolahan sampah organik skala besar dengan menggunakan tong plastik berkapasitas sekitar 30 liter yang dilubangi dan ditanam di dalam tanah.

"Metode ini merupakan pengembangan dari lubang resapan biopori konvensional dengan kapasitas lebih besar untuk menampung sampah dapur maupun daun kering," terangnya.

Sementara itu, Teba Modern merupakan metode pengelolaan sampah organik mandiri berbasis kearifan lokal berupa lubang komposter menyerupai sumur sedalam dua hingga tiga meter yang diperkuat beton dan dilengkapi penutup.

"Metode ini diharapkan mampu mengolah sampah organik langsung dari sumbernya sekaligus mengurangi beban sampah yang dikirim ke TPST Bantar Gebang," ungkapnya.

Menurutnya, saat ini sejumlah wilayah di Jakarta Selatan telah mulai menerapkan metode tersebut. Ke depan, pengelolaan sampah organik secara mandiri dan berkelanjutan ini diharapkan dapat semakin diimplementasikan.

Ia mengimbau warga untuk membiasakan memilah sampah sejak dari meja makan sebagai langkah nyata menuju Jakarta Selatan bebas sampah organik, khususnya dalam pengelolaan sisa makanan (food waste) maupun sampah olahan dapur.

"Kami telah mengarahkan seluruh jajaran di tingkat kecamatan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terkait inovasi ini. Tujuannya, sampah organik dapat diolah menjadi sesuatu yang bermanfaat, bahkan memiliki nilai ekonomi," tandasnya.

BERITA TERKAIT
IMG 20260428 WA0082

Suku Dinas LH Jaksel Intensifkan Sosialisasi Pilah Sampah

Selasa, 28 April 2026 640

TPS 3r ilust

Optimalisasi Bank Sampah dan TPS 3R Tekan Volume Sampah Jakarta

Rabu, 29 April 2026 720

Wali Kota Jakarta Utara Hendra Hidayat anita

Pemkot Jakut Ajak Kolaborasi Lintas Sektor Dukung Pemilahan Sampah

Rabu, 29 April 2026 827

BERITA POPULER
Gubernur pramono MUI rezap

Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

Selasa, 11 Agustus 2026 12734

IMG 20260812 WA0088

Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

Rabu, 12 Agustus 2026 1424

Kapal cepat dishub muara angke jati

Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

Senin, 10 Agustus 2026 1379

Pembukaan jafex 2026 rezap

Buka JAFEX 2026, Pramono Ingin Optimalkan Pemanfaatan Aset Daerah

Selasa, 11 Agustus 2026 853

Ketua dprd suhud alynudin fakhri2

Ketua DPRD Minta Pelaku Usaha Hiburan Tak Gunakan Agama sebagai Gimmick

Rabu, 12 Agustus 2026 693

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks