Dinkes DKI Ingatkan Dampak El Nino Ekstrem bagi Kesehatan

Rabu, 29 April 2026 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Erikyanri Maulana 1113

Panas Ekstrem jati

(Foto: Nugroho Sejati)

Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta mengingatkan fenomena El Nino ekstrem dapat menimbulkan dampak serius terhadap kesehatan masyarakat terutama bagi populasi rentan, seperti anak-anak dan lansia.

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ani Ruspitawati mengatakan, El Nino ekstrem menyebabkan kenaikan suhu yang signifikan, kekeringan, serta penurunan kualitas udara terjadi secara bersamaan dan saling memperburuk dampak terhadap kesehatan masyarakat.

"berkontribusi terhadap lonjakan kasus ISPA,"

Menurutnya, suhu tinggi tidak hanya meningkatkan risiko heatstroke dan dehidrasi, tetapi juga memperberat penyakit kronis seperti jantung dan paru.

“Pada saat yang sama, kualitas udara yang menurun, termasuk peningkatan partikulat halus, berkontribusi terhadap lonjakan kasus ISPA,” ujar Ani, Rabu (29/4).

Ia menjelaskan, El Nino akan menjadi risiko yang berdampak pada kesehatan terutama bagi populasi rentan, seperti anak-anak dan lansia.

Sejumlah risiko kesehatan yang mungkin terjadi antara lain:

* Dehidrasi: pada orang yang terpapar langsung dengan suhu udara yang tinggi dapat menyebabkan kehilangan cairan tubuh, terutama bagi anak-anak, lansia, dan orang dengan kondisi kesehatan tertentu.

* Gangguan pernapasan: Kemarau panjang dapat menyebabkan polusi udara yang meningkat sehingga memperburuk kondisi pernapasan, seperti asma dan penyakit saluran pernapasan lainnya.

* Penyakit kulit: Suhu udara yang tinggi dan kelembaban yang rendah dapat menyebabkan kulit menjadi kering dan rentan terhadap iritasi.

Untuk menghindari dampak negatifnya, warga Jakarta dapat melakukan beberapa hal, seperti:

* Banyak Minum air: Pastikan untuk minum air yang cukup untuk menghindari dehidrasi.

* Menggunakan masker: Gunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan untuk mengurangi paparan polusi udara.

* Menghindari aktivitas di luar: Hindari beraktivitas di luar ruangan saat suhu udara sangat tinggi, terutama antara pukul 11.00-15.00 WIB.

* Gunakan pelindung diri seperti topi atau payung bila berada di luar rungan.

* Menggunakan tabir surya: Gunakan tabir surya dengan SPF yang tinggi untuk melindungi kulit dari sinar UV.

* Mengikuti informasi cuaca: Pantau informasi cuaca dan peringatan dini dari BMKG untuk mengetahui kondisi cuaca terkini.

BERITA TERKAIT
Elnino cuaca polusi udara

BPBD DKI Siapkan Mitigasi El Nino dan Polusi Udara

Jumat, 24 April 2026 1793

Sawah padi gabah rezap2

Antisipasi El Nino, DKI Perkuat Pertahanan Pangan dan Efisiensi Energi

Jumat, 17 April 2026 704

Langkah Pemprov DKI Jaga Stok Beras otoy

BUMD Pangan Jadi Penjaga Stabilitas Harga Hadapi Ancaman El Nino

Sabtu, 18 April 2026 1269

BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 2685

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1222

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Senin, 14 September 2026 994

IMG 20260917 WA0098

111 Kucing di Dua Pulau Sudah Disterilisasi dan Divaksin Rabies Gratis

Kamis, 17 September 2026 534

Gub pramono ppid

Bahas Krisis Iklim hingga Pangan, Pramono Bertolak ke New York

Jumat, 18 September 2026 451

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks