BPBD DKI Siapkan Mitigasi El Nino dan Polusi Udara

Jumat, 24 April 2026 Reporter: Fakhrizal Fakhri Editor: Erikyanri Maulana 1468

Elnino cuaca polusi udara

(Foto: Fakhrizal Fakhri)

Sekretaris Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Marulitua Sijabat mengungkapkan, pihaknya mulai menyiapkan langkah mitigasi menghadapi fenomena El Nino seiring masuknya musim kemarau di Jakarta.

Upaya ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi kering yang dapat berdampak luas di ibu kota.

"Agar dampak El Nino bisa diminimalisir,"

Berdasarkan koordinasi dengan BMKG serta rapat lintas sektor bersama pemerintah pusat, TNI-Polri, dan instansi terkait, El Nino tahun ini diperkirakan berlangsung lebih panjang dibandingkan tahun 2023.

“Dampaknya ada tiga isu utama, yakni kekeringan, potensi kebakaran termasuk di kawasan perkotaan Jakarta, serta meningkatnya polusi udara,” ujar Marulitua, Jumat (24/4).

Ia menjelaskan, sejumlah langkah mitigasi telah disiapkan BPBD DKI. Salah satunya dengan mengaktifkan peralatan water mist milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH), serta perangkat serupa yang tersedia di sejumlah gedung untuk membantu menekan dampak polusi udara.

Selain itu, BPBD DKI juga tengah menyusun rencana bersama BMKG untuk pelaksanaan modifikasi cuaca pada periode kemarau, terutama saat puncak El Nino yang diperkirakan terjadi pada Agustus 2024.

Dikatakan Marulitua, teknologi yang disiapkan berbeda dengan penanganan pada musim hujan, karena difokuskan untuk mengurangi dampak kekeringan.

“Ini sedang kami susun bersama BMKG untuk melihat kebutuhan implementasinya agar dampak El Nino bisa diminimalisir,” katanya.

Rangkaian langkah tersebut nantinya akan dituangkan dalam Instruksi Gubernur sebagai pedoman seluruh perangkat daerah dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi kering. Di dalamnya juga mencakup pengaktifan Satgas Air Bersih serta koordinasi dengan PAM Jaya untuk distribusi air bersih kepada masyarakat.

BPBD DKI turut menyiapkan mobil tangki air yang dapat dioperasikan sewaktu-waktu guna membantu pemenuhan kebutuhan air bersih di lapangan.

Sementara itu, Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta, Achmad Yani menekankan pentingnya koordinasi lintas dinas dalam menghadapi potensi El Nino. Ia meminta, seluruh perangkat daerah tidak bekerja secara parsial, melainkan menyusun perencanaan dan langkah mitigasi secara terpadu.

“Harapannya semua dinas memiliki langkah antisipasi yang jelas dan terkoordinasi dengan baik, sehingga tidak menimbulkan dampak kerugian bagi masyarakat,” tandasnya.

BERITA TERKAIT
Langkah Pemprov DKI Jaga Stok Beras otoy

BUMD Pangan Jadi Penjaga Stabilitas Harga Hadapi Ancaman El Nino

Sabtu, 18 April 2026 939

Sawah padi gabah rezap2

Antisipasi El Nino, DKI Perkuat Pertahanan Pangan dan Efisiensi Energi

Jumat, 17 April 2026 471

Pramono rano gub dki rezap

Hadapi Geopolitik Global dan El Nino, DKI Siapkan Relaksasi Pajak

Jumat, 17 April 2026 776

BERITA POPULER
Sampah laut Jakarta bilal

Pramono Minta Sampah di Muara Angke Rutin Dibersihkan

Minggu, 07 Juni 2026 1528

Proyek pekerjaan padatkarya jati2

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja Padat Karya

Jumat, 05 Juni 2026 1959

Ratusan Personel Gabungan Gelar Razia Parkir Liar di Jaktim

Parkir Liar di Jaktim Ditindak

Senin, 08 Juni 2026 782

Pmi jaksel bantuan kebakaran kemayoran tiyo

PMI Jaksel Ikut Bantu Penyintas Kebakaran di Kebon Kosong

Kamis, 04 Juni 2026 1401

2.365 Warga di Pondok Pinang Terima Bantuan Pangan

2.365 Warga Pondok Pinang Terima Bantuan Pangan

Selasa, 09 Juni 2026 485

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks