Rabu, 29 April 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 146
(Foto: Tiyo Surya Sakti)
Sebanyak 127 peserta didik SMAN 70 Jakarta di Kelurahan Kramat Pela, Kecamatan Kebayoran Baru, memanfaatkan layanan jemput bola administrasi kependudukan (Adminduk) yang diselenggarakan Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Jakarta Selatan.
"Animo para murid sangat tinggi"
Kepala Sektor Dukcapil Kecamatan Kebayoran Baru, Dwi Basuki mengatakan, terdapat sejumlah layanan utama, antara lain perekaman KTP elektronik bagi peserta didik berusia 16 tahun, pencetakan KTP bagi pelajar yang telah berusia 17 tahun, serta aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).
"Animo para murid sangat tinggi. Mereka merasa terbantu karena jika harus mengurus ke kantor kelurahan setelah jam sekolah, kemungkinan akan merasa kelelahan," ujarnya, Rabu (29/4).
Basuki menjelaskan, dalam layanan yang berlangsung selama enam jam tersebut, pihaknya berhasil melayani 127 peserta didik.
"Rinciannya, perekaman KTP elektronik sebanyak 54 orang, aktivasi IKD sebanyak 65 orang, dan pencetakan KTP elektronik sebanyak delapan orang," terangnya.
Ia menambahkan, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi pelajar agar lebih memahami proses Adminduk secara langsung.
Menurutnya, di era digital saat ini, aktivasi IKD menjadi hal yang penting karena telah terintegrasi dengan berbagai layanan, seperti perbankan dan program bantuan pendidikan, termasuk Kartu Jakarta Pintar (KJP).
"Layanan ini merupakan program unggulan, kegiatan ini akan dirutinkan dan menyasar lebih banyak peserta didik serta unsur lainnya," ucapnya.
Sementara itu, salah seorang peserta didik SMAN 70 Jakarta, Nadia Janetta Hakim menilai, program perekaman dan pencetakan KTP di lingkungan sekolah merupakan inisiatif yang sangat baik.
Adanya layanan ini semakin memudahkan para pelajar karena prosesnya dapat dilakukan langsung di sekolah tanpa harus menunggu hari libur atau mengantre di kantor kelurahan.
"Saya mengajak teman-teman yang sudah memasuki usia wajib KTP untuk segera melakukan perekaman. Layanan di sekolah ini lebih efisien, praktis, dan tidak dipungut biaya," tandasnya.