Senin, 08 Juni 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 78
(Foto: Tiyo Surya Sakti)
Wali Kota Jakarta Selatan, Syafrin Liputo, menegaskan pentingnya penerapan prinsip Komunikasi, Koordinasi, dan Kolaborasi (3K) dalam pelaksanaan tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.
"Memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat"
Pesan tersebut disampaikan Syafrin saat memimpin apel pagi perdana ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) di halaman Kantor Wali Kota Jakarta Selatan.
Syafrin mengaku bersyukur dapat mengawali tugas sebagai Wali Kota Jakarta Selatan sejak resmi dilantik pada 1 Juni 2026.
Ia berharap, dapat diterima dan mendapat dukungan dari seluruh jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan untuk bersama-sama menjalankan amanah serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
"Saya berharap dapat diterima, didukung, dan bekerja sama dengan seluruh jajaran sebagai bagian dari keluarga besar Kota Administrasi Jakarta Selatan dalam mengemban amanah dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujarnya, Senin (8/6).
Syafrin menegaskan pentingnya budaya kerja 3K sebagai pedoman dalam menyelesaikan berbagai program maupun persoalan yang dihadapi masyarakat.
Komunikasi diperlukan agar seluruh jajaran memiliki pemahaman dan arah berpikir yang sama. Selanjutnya, koordinasi menjadi kunci untuk menyelaraskan langkah dan target yang ingin dicapai sesuai tugas serta fungsi masing-masing perangkat daerah.
Sementara, kolaborasi dinilai sangat penting untuk menghadirkan solusi yang lebih komprehensif dengan melibatkan berbagai pihak dan melihat persoalan dari beragam perspektif.
"Komunikasi saja tidak cukup. Harus ada koordinasi yang baik dan kolaborasi yang kuat agar setiap persoalan dapat diselesaikan secara tuntas dan memberikan manfaat bagi masyarakat," bebernya.
Syafrin mengingatkan, tantangan pembangunan dan pelayanan publik ke depan akan semakin kompleks. Karena itu, dibutuhkan kerja tim yang solid, komunikasi yang efektif, serta semangat kebersamaan dalam mencapai target pembangunan yang telah ditetapkan.
Ia meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bekerja dengan orientasi pada hasil yang terukur, akuntabel, dan berdampak nyata bagi masyarakat. Selain itu, ASN juga dituntut untuk terus menghadirkan pelayanan publik yang berintegritas, profesional, cepat, responsif, dan adaptif terhadap kebutuhan warga.
Syafrin menjelaskan, berbagai prestasi dan capaian kinerja yang selama ini diraih Jakarta Selatan merupakan hasil kerja keras seluruh perangkat daerah.
"Saya mengajak seluruh ASN menjadikan capaian tersebut sebagai fondasi untuk menghadirkan kinerja yang lebih baik ke depan," terangnya.
Menurutnya, keberhasilan yang telah dicapai tidak terlepas dari dedikasi, loyalitas, serta sinergisitas yang terbangun di antara seluruh OPD. Sehingga, kekompakan dan semangat kebersamaan dalam menjalankan tugas perlu terus dijaga.
"Perbedaan tugas dan fungsi jangan menjadi penghalang, tetapi justru menjadi kekuatan untuk saling melengkapi dalam menuntaskan seluruh program strategis Pak Gubernur," ungkapnya.
Syafrin mengajak seluruh jajaran menjadikan apel perdana tersebut sebagai momentum memperkuat komitmen dan meningkatkan kinerja demi mewujudkan pemerintahan yang semakin efektif, kolaboratif, dan berorientasi pada pelayanan publik.
"Mari kita jadikan momentum ini sebagai awal yang baik untuk memperkuat komitmen, meningkatkan kinerja, dan menghadirkan pemerintahan yang semakin efektif serta kolaboratif, sehingga prestasi Jakarta Selatan terus meningkat," tandasnya.