Kamis, 23 April 2026 Reporter: Folmer Editor: Budhy Tristanto 170
(Foto: Folmer)
Selama kurun Waktu 2024-2025, Pemerintah Kota Jakarta Pusat sudah membentuk 104 Kampung Siaga TBC yang tersebar di 44 kelurahan.
Menurut Wakil Wali Kota Jakarta Pusat, Eric PZ Lumbun, pembangunan Kampung Siaga TBC ini merupakan salah satu upaya percepatan eliminasi tuberculosis di wilayahnya.
"Tuberkulosis dapat dituntaskan dengan memperkuat sinergisitas,"
"Tuberkulosis dapat dituntaskan dengan memperkuat sinergisitas di seluruh lapisan masyarakat," ucap Eric, saat membuka peringatan Hari Tuberkulosis Sedunia 2026 di Ruang Serbaguna Utama Kantor Wali Kota Jakarta Pusat, Kamis (23/4).
Eric mengungkapkan, pihaknya akan memperluas pembentukan Kampung Siaga TBC pada tahun ini. Untuk itu, dia meminta lurah dan camat melakukan pendampingan guna memantau langsung keaktifan Kampung Siaga TBC di wilayahnya masing-masing.
"Semoga penyelenggaraan Kampung Siaga TBC dapat membentuk masyarakat yang peduli, tanggap, serta mampu mencegah dan menanggulangi TBC," ungkapnya.
Ketua Panitia peringatan Hari Tuberkulosis Sedunia kota Jakpus tahun 2026 sekaligus Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Sudin Kesehatan Jakpus, Novita Suprapto Wati menjelaskan, perluasan pembentukan Kampung Siaga TBC di setiap kelurahan merupakan tindak lanjut dari arahan Sekretaris Daerah (Sekda) dan Instruksi Wali Kota Jakarta Pusat, dalam upaya memastikan penanganan TBC menjangkau level masyarakat terkecil.
"Kami mengapresiasi jajaran Pemkot Jakarta Pusat yang mendukung penuh gerakan ini. Diharapkan, melalui kontribusi multisektoral yang solid, derajat kesehatan masyarakat Jakarta Pusat dapat terus meningkat," tandasnya.