Jaga Ekosistem, Pemprov DKI Gelar Penangkapan Ikan Sapu-Sapu Serentak

Jumat, 17 April 2026 Reporter: Dessy Suciati Editor: Erikyanri Maulana 854

Gun ikan sapu2 2 ist

(Foto: Istimewa)

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama masyarakat menggelar penangkapan ikan sapu-sapu secara serentak di lima wilayah kota administrasi Jakarta. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, di RW 06, Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara, Jumat (17/4).

Populasi ikan sapu-sapu saat ini telah mendominasi perairan Jakarta. Ikan ini merupakan spesies invasif yang memiliki daya tahan tubuh dan tingkat reproduksi yang sangat tinggi, sehingga mampu bertahan hidup bahkan di lingkungan dengan kondisi yang terbatas.

Pelaksanaan serentak di lima kota di Jakarta untuk menangkap ikan sapu-sapu

"Hari ini kita berada di Jakarta Utara. Pelaksanaan serentak di lima kota di Jakarta, untuk menangkap ikan sapu-sapu karena diketahui ikan sapu-sapu ini sekarang mendominasi perairan yang ada di Jakarta," ujar Pramono.

Berdasarkan hasil kajian Kementerian Kelautan dan Perikanan, diperkirakan terdapat lebih dari 60 persen ikan sapu-sapu di perairan Jakarta. Keberadaan ikan ini berbahaya bagi ikan-ikan lain dan menganggu keseimbangan ekosistem perairan serta merusak habitat alami.

"Pemerintah DKI Jakarta melakukan gerakan ini karena ikan yang sudah terlalu mendominasi dan merusak ekosistem perairan yang ada di Jakarta ini terutama perairan sungai dan juga selokan," jelasnya.

Tak hanya itu, spesies ini juga berpotensi merusak struktur bantaran atau turap pinggir sungai karena kebiasaannya yang menggali lubang di dasar dan pinggir sungai.

Pramono juga menyebut, ikan sapu-sapu berbahaya untuk dikonsumsi karena memiliki kandungan residu zat berbahaya yang tinggi.

"Ikan ini rata-rata sudah di atas 0,3 kadar residunya. Dan itu berbahaya sekali. Kalau itu kemudian dikonsumsi akan berbahaya," katanya.

Dari kegiatan penangkapan ikan sapu-sapu ini, Pramono memprakirakan jumlah ikan sapu-sapu yang tertangkap hari ini mencapai lebih dari 200 kilogram.

Gubernur menyampaikan, kegiatan penangkapan ikan sapu-sapu ini akan rutin dilakukan untuk mengendalikan populasi dan dominasinya, serta merawat sungai dan selokan.

"Pasti akan dilakukan secara rutin dan diperluas. Karena tidak cukup hanya kemudian yang bersifat seremonial seperti ini," kata dia.

Direktur Jenderal Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, Haeru Rahayu mengapresiasi upaya Pemprov DKI dalam mengendalikan populasi ikan invasif sapu-sapu di perairan Jakarta.

Ia menjelaskan, dominasi ikan sapu-sapu ini sangat berbahaya karena menjadi predator bagi ikan-ikan lainnya dan berdampak buruk bagi habitatnya.

"Kenapa ikan sapu-sapu ini wajib kita kendalikan? Karena populasinya sudah begitu dahsyat," ungkap Pramono.

Menurutnya, penangkapan ikan sapu-sapu secara konvensional ini masih menjadi langkah yang paling efektif. Ia pun berharap melalui kegiatan ini akan menjaga ekosistem perairan di Jakarta.

Untuk diketahui, hasil tangkapan ikan sapu-sapu akan ditangani sesuai prosedur baku. Ikan akan langsung dimatikan dan dikubur secara higienis di lokasi yang telah ditentukan.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan ikan tidak lolos dan kembali ke sungai, tidak diperjualbelikan, dan bangkainya bermanfaat diolah menjadi kompos alami.

BERITA TERKAIT
IMG 20260410 WA0113

Pemprov DKI Bakal Intensifkan Pengerukan Sungai dan Pengendalian Ikan Sapu-Sapu

Rabu, 15 April 2026 873

Gubernur pramono musrenbang dki rezap

Buka Musrenbang, Pramono Tekankan Keselarasan Pembangunan dengan Pusat

Kamis, 16 April 2026 756

Ikan sapu2 danau sunter anita

Personel Gabungan Kendalikan Populasi Ikan Sapu-sapu di Kali Sunter

Kamis, 16 April 2026 604

BERITA POPULER
Peresmian Open Top Tour Of Batavia otoy

Bus Open Top Tour Jakarta Batavia Resmi Beroperasi

Kamis, 23 Juli 2026 807

IMG 20260720 WA0051

Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

Senin, 20 Juli 2026 1211

Reza dan Nadya Siap Promosikan Pariwisata Berkelanjutan Kepulauan Seribu

Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

Minggu, 19 Juli 2026 1179

Kebakaran pondok bambu

Kebakaran di Spark Sport Academy Pondok Bambu Berhasil Dipadamkan

Senin, 20 Juli 2026 936

Dishub lalin jpo tendean tiyo2

Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

Jumat, 17 Juli 2026 1277

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks