Jumat, 10 April 2026 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Erikyanri Maulana 230
(Foto: Istimewa)
Perumda Pasar Jaya terus mengoptimalkan penanganan sampah di Pasar Induk Kramat Jati sebagai komitmen dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan pasar. Alhasil, pengangkutan timbunan sampah di lokasi tersebut sudah rampung pada Jumat (10/4).
Perumda Pasar Jaya telah melaksanakan kegiatan pengangkutan sampah secara intensif setiap harinya dalam kurun waktu 2 hingga 10 April 2026. Secara total, armada yang dikerahkan terdiri dari 212 unit tronton dan 16 unit typar, sehingga keseluruhan mencapai 228 rit pengangkutan.
"memberikan kenyamanan bagi seluruh masyarakat,"
Direktur Utama Perumda Pasar Jaya, Agus Himawan mengatakan, langkah intensif ini juga dilakukan melalui kolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta guna memastikan proses pengangkutan dan pengelolaan sampah berjalan secara efektif dan tepat waktu.
Ia menyampaikan, peningkatan jumlah rit pengangkutan menunjukkan respons cepat terhadap volume sampah yang meningkat, terutama dalam periode aktivitas pasar yang tinggi.
Agus menjelaskan, upaya ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menciptakan pasar yang bersih, sehat, dan nyaman.
“Timbunan sampah di Pasar Induk Kramat Jati sudah selesai ditangani. Upaya ini dilakukan secara intensif dan berkelanjutan guna menjaga kebersihan serta kenyamanan lingkungan pasar, sekaligus bagian dari pelayanan kepada masyarakat, khususnya para pedagang dan pengunjung pasar,” ujar Agus, Jumat (10/4).
Selain pengangkutan rutin, Perumda Pasar Jaya juga terus mengedukasi pedagang dan pengunjung untuk menjaga kebersihan serta mengelola sampah dengan lebih bijak.
Sebagai langkah jangka panjang, Perumda Pasar Jaya juga tengah melakukan uji coba penerapan teknologi thermal hydrolysis serta mengembangkan sistem MASARO (Manajemen Sampah Zero) sebagai solusi inovatif dalam mengolah sampah langsung dari sumbernya.
Agus berharap, inisiatif ini mampu mengurangi volume sampah yang harus diangkut ke tempat pembuangan akhir sekaligus menciptakan sistem pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan.
“Dengan langkah-langkah ini, diharapkan Pasar Induk Kramat Jati dapat menjadi contoh pasar yang tidak hanya produktif secara ekonomi, tetapi juga memiliki standar kebersihan yang baik, sehingga memberikan kenyamanan bagi seluruh masyarakat,” tandasnya.