Selasa, 07 April 2026 Reporter: Nurito Editor: Toni Riyanto 285
(Foto: Nurito)
Akselerasi penanganan sampah di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur terus dilakukan. Sebanyak 2.002 ton sampah sudah berhasil diangkut menuju Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang dalam periode 3-6 April 2026.
"Sejak 3 sampai 6 April"
Direktur Utama Perumda Pasar Jaya, Agus Himawan Widiyanto mengatakan, pengangkutan sampah tersebut memerlukan sebanyak 112 rit yang dilakukan secara intensif selama empat hari terakhir.
"Sejak 3 sampai 6 April, sudah ada 112 rit atau sekitar 2.002 ton sampah yang berhasil kami angkut ke TPST Bantar Gebang," ujarnya, Selasa (7/4).
Untuk mendukung percepatan tersebut, lanjut Agus, Perumda Pasar Jaya mengerahkan sekitar 20 truk sampah setiap hari dengan kapasitas angkut antara 10 hingga 20 ton.
"Penanganan sampah ini juga melibatkan pihak swasta untuk mempercepat proses pengangkutan," terangnya.
Agus merinci, dari total 112 rit yang dilakukan, armada yang digunakan terdiri dari 14 unit truk sampah tipe besar dan 98 unit truk tronton yang dioperasikan secara bertahap selama periode tersebut.
Ia menargetkan, penanganan sampah di kawasan Pasar Induk Kramat Jati dapat diselesaikan dalam waktu 12 hari mendatang agar kenyamanan pedagang dan pengunjung bisa semakin meningkat.
"Upaya percepatan ini diharapkan mampu mengembalikan kondisi pasar menjadi lebih bersih dan tertata, sekaligus mencegah penumpukan sampah serupa terulang di kemudian hari," tandasnya.