Minggu, 19 Juli 2026 Reporter: Anita Karyati Editor: Toni Riyanto 329
(Foto: Anita Karyati)
Reza Sya'bana Santoso Putra dan Nadya Ramadhita resmi dinobatkan sebagai Abang dan None (Abnon) Kepulauan Seribu Tahun 2026 setelah berhasil menyisihkan 28 finalis lainnya pada Malam Final yang berlangsung di Plaza Kabupaten Kepulauan Seribu, Pulau Pramuka, Kelurahan Pulau Panggang, Kepulauan Seribu Utara.
"Fokus utama saya adalah mempromosikan"
Kemenangan tersebut menjadi langkah awal bagi keduanya untuk mewakili Kepulauan Seribu pada ajang Abang None DKI Jakarta 2026 dengan membawa misi memperkuat promosi pariwisata bahari yang berkelanjutan.
Abang Kepulauan Seribu 2026, Reza Sya'bana Santoso Putra menegaskan kesiapannya menghadapi kompetisi di tingkat provinsi.
Menurutnya, Kepulauan Seribu memiliki keunggulan yang tidak dimiliki wilayah lain di Jakarta sehingga perlu dipromosikan melalui konsep pariwisata yang berkelanjutan.
"Kepulauan Seribu memiliki karakteristik paling unik dibandingkan wilayah lain di Jakarta. Fokus utama saya adalah mempromosikan bagaimana aspek sustainability atau keberlanjutan dapat diterapkan secara nyata dalam sistem kepariwisataan kami," ujarnya, Minggu (19/7).
None Kepulauan Seribu 2026, Nadya Ramadhita mengaku optimistis mampu memberikan hasil terbaik di tingkat DKI Jakarta. Ia berkomitmen memperluas promosi destinasi wisata bahari melalui pemanfaatan media sosial agar semakin dikenal masyarakat luas.
"Strategi saya adalah memperluas promosi potensi wisata bahari melalui pemanfaatan media sosial secara masif. Dengan persiapan matang dan pembekalan intensif, kami siap membawa advokasi pariwisata hijau ke panggung DKI Jakarta," terangnya.
Sementara itu, Bupati Kepulauan Seribu, Muhammad Fadjar Churniawan menjelaskan, penyelenggaraan Abang None Kepulauan Seribu terus mengalami peningkatan kualitas setiap tahunnya. Menurutnya, gelar Abang dan None bukan sekadar simbol prestasi, tetapi juga amanah sebagai duta budaya dan pariwisata.
"Gelar Abang dan None adalah amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Semoga mereka menjadi teladan bagi generasi muda, menjunjung tinggi nilai budaya, serta aktif mempromosikan Kepulauan Seribu sebagai destinasi wisata dunia," ungkapnya.
Ia mengatakan, konsep malam final yang digelar secara terbuka di kawasan Plaza Kabupaten Kepulauan Seribu sengaja dipilih untuk menampilkan pesona wisata bahari dan kekayaan budaya lokal. Berdasarkan proses seleksi sejak tahap awal, para finalis dinilai memiliki kualitas yang sangat baik.
"Mereka adalah sosok yang cerdas, memiliki fisik prima, serta penguasaan materi yang baik. Kami optimistis mereka mampu bersaing ketat dengan perwakilan dari wilayah lain," ucapnya.
Fadjar berharap pasangan Abang None Kepulauan Seribu 2026 mampu mengembalikan prestasi sebagai Juara Umum Abang None DKI Jakarta, seperti yang pernah diraih Kepulauan Seribu pada 2024.
"Tampilkan kemampuan terbaik dan jadilah representasi Kepulauan Seribu yang membanggakan demi mewujudkan Jakarta yang semakin maju dan sejahtera," tandasnya.
Untuk diketahui, dalam malam final tersebut, dewan juri juga menetapkan Muhammad Zaeralsyah dan Cantika Sirna Sasmita sebagai Wakil I Abang None Kepulauan Seribu 2026. Kemudian, Wakil II diraih Airlangga Ardhito Adhityo dan Astrid Marsanda Putri.
Adapun Juara Harapan I diraih Raffi Ilya Saputra dan Aima Namera, Juara Harapan II Dylan Ferdinand Paroki dan Maharani Putri Salsabila, serta Juara Harapan III Fahri Triyananda Gutama dan Irina Elysabet Mamarodia.