Jumat, 10 April 2026 Reporter: Nurito Editor: Toni Riyanto 224
(Foto: Nurito)
Penerapan kebijakan work from home (WFH) setiap hari Jumat di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tidak berlaku bagi petugas layanan kesehatan di RSUD Budhi Asih, Jalan Dewi Sartika, Kelurahan Cawang, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur.
"Kebutuhan kesehatan masyarakat"
Direktur RSUD Budhi Asih, Dyah Eko Judihartanti mengatakan, aktivitas layanan, baik di Instalasi Gawat Darurat (IGD) maupun di berbagai poli tetap melayani masyarakat sebagaimana hari biasa.
"Sektor kesehatan tidak termasuk dalam kebijakan WFH. Sehingga seluruh tenaga medis dan nonmedis di RSUD Budhi Asih tetap bekerja dari tempat tugas," ujarnya, Jumat (10/4).
Dyah menjelaskan, saat ini RSUD Budhi Asih didukung oleh 768 tenaga kesehatan dan 237 tenaga administrasi yang memastikan pelayanan berjalan optimal.
Menurutnya, hingga pukul 11.00 WIB, tercatat sebanyak 653 pasien menjalani rawat jalan, sementara 218 pasien menjalani rawat inap. Kemudian, jumlah pasien yang masih ditangani di IGD mencapai 28 orang.
"RSUD Budhi Asih memiliki 16 layanan poli yang melayani berbagai kebutuhan kesehatan masyarakat," terangnya.
Untuk meningkatkan kualitas layanan, Dyah menambahkan, pihak rumah sakit terus melakukan pengembangan, di antaranya dengan menambah layanan eksekutif untuk rawat jalan dan rawat inap, memperbarui peralatan medis, serta meningkatkan kompetensi tenaga dokter melalui penambahan dokter spesialis dan subspesialis.
"Langkah ini dilakukan untuk memastikan pelayanan kesehatan tetap prima, meskipun terdapat penyesuaian sistem kerja di sektor lain," ungkapnya.
Ia menuturkan, dengan tetap optimalnya layanan di RSUD Budhi Asih, masyarakat tidak perlu khawatir untuk mengakses fasilitas kesehatan.
"Kebutuhan medis tidak bisa menunggu, penanganan segera sangat penting. Rumah sakit tidak mengenal istilah bekerja dari rumah," tandasnya.