Rabu, 08 April 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 206
(Foto: Tiyo Surya Sakti)
Ruang Bersama Indonesia (RBI) Tingkat Kota Administrasi Jakarta Selatan diresmikan secara hybrid di RPTRA Citra Betawi, Kelurahan Srengseng Sawah, Kecamatan Jagakarsa.
"Menyiapkan generasi berkualitas"
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI, Arifah Fauzi mengatakan, RBI merupakan gerakan kolaboratif lintas kementerian, lembaga, dan pemangku kepentingan untuk menyelesaikan berbagai persoalan langsung dari tingkat akar rumput.
"Fokus utamanya adalah menyelesaikan berbagai persoalan di tingkat kelurahan. Jika tingkat desa atau kelurahan bergerak, dampaknya akan terasa secara nasional," ujarnya, Rabu (8/3).
Menurutnya, wajah RBI yang sesungguhnya ada di Jakarta Selatan karena sudah terintegrasi layanan seperti mobil Sapa 129, perpustakaan keliling, hingga layanan UMKM.
"Semoga kehadiran RBI dapat memiliki semangat responsif layaknya petugas pemadam kebakaran yang cepat tanggap dalam melayani masyarakat," terangnya.
Ia mengingatkan pentingnya ketegasan aparatur kewilayahan dalam menekan angka stunting dan mencegah perkawinan anak, serta mendukung penerapan Peraturan Menkomdigi Nomor 9 Tahun 2024 terkait pembatasan media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun untuk menjaga kesehatan mental generasi muda.
"Mari kita dukung program ini dalam menyiapkan generasi berkualitas menuju Indonesia Emas 2045 melalui pemeriksaan kesehatan gratis, makan bergizi gratis, dan sekolah gratis," ungkapnya.
Kepala Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) DKI Jakarta, Dwi Oktavia menjelaskan, pembentukan RBI ini merupakan tindak lanjut dari Nota Kesepakatan antara Kementerian PPPA RI dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta Tahun 2025 serta Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 334 Tahun 2023.
"Pada tahun 2025, kami sudah melakukan uji coba RBI di Kelurahan Marunda, Jakarta Utara dan Kelurahan Rawa Buaya, Jakarta Barat. Hari ini, 10 kelurahan di wilayah Kecamatan Jagakarsa sudah siap melaksanakan program RBI," bebernya.
Sementara itu, Asisten Pemerintahan Sekretatis Kota Jakarta Selatan, Ahmad Basyarudin memaparkan, dengan populasi mencapai 2,3 juta jiwa yang tersebar di 65 kelurahan, Jakarta Selatan memiliki 62 Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) yang akan dioptimalkan sebagai pusat layanan RBI.
Ia menambahkan, agar program RBI ini berdampak nyata, pihakmya telah menetapkan lima langkah konkret. Mulai dari penguatan peran lurah sebagai koordinator, optimalisasi kader PKK, Dasawisma, Posyandu, Relawan SAPA.
Kemudian, pemanfaatan RPTRA sebagai pusat aktivitas tematik seperti Jakpreneur, integrasi layanan kesehatan yang inklusif, hingga penguatan monitoring berbasis wilayah.
"Kami juga mendorong agar RBI di Jakarta Selatan bertransformasi menjadi gerakan bersama masyarakat. Kami menyatakan siap untuk menjadi percontohan RBI di tingkat nasional," tandasnya.