Puskesmas Cilandak Adakan Observasi Kerja Penyandang Down Syndrome

Selasa, 07 April 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 235

IMG 20260407 WA0090

(Foto: Nugroho Sejati)

Puskesmas Kecamatan Cilandak bekerja sama dengan POTADS menyelenggarakan kegiatan observasi lapangan bagi penyandang Down Syndrome. Kegiatan ini diadakan dalam rangka memperingati World Down Syndrome Day.

"Awalnya mereka mengajukan permohonan magang"

Kepala Puskesmas Kecamatan Cilandak, Sunersi Handayani mengatakan, kegiatan ini diikuti sebanyak tiga peserta berusia 18 hingga 20 tahun yang sebelumnya mengajukan permohonan untuk mengikuti program magang.

"Awalnya mereka mengajukan permohonan magang, tetapi karena keterbatasan kapasitas serta belum adanya mekanisme baku, kegiatan ini kami ubah menjadi observasi pelayanan," ujarnya, Selasa (7/4).

Sunersi menjelaskan, dalam kegiatan tersebut para peserta diajak mengamati berbagai layanan di Puskesmas, seperti administrasi dan pendaftaran, dengan pendampingan dari staf. 

"Kegiatan ini bertujuan mengenalkan dunia kerja sekaligus menggali potensi peserta. Mereka melakukan observasi dengan pendampingan agar mampu menampilkan potensi terbaik dalam melaksanakan tugas pelayanan," terangnya.

Menurutnya, sebelum kegiatan dimulai, para peserta menjalani asesmen awal untuk mengetahui tingkat kemandirian dan kemampuan komunikasi. 

"Hasil asesmen ini menjadi dasar dalam menentukan metode pendampingan yang tepat," terangnya.

Sunersi memaparkan, tantangan utama dalam kegiatan ini terletak pada aspek komunikasi, sehingga diperlukan empati dan kesabaran dari para pendamping. Selain itu, daya tahan fisik dan kemampuan menyerap informasi juga menjadi perhatian.

Kegiatan yang berlangsung selama satu hari ini merupakan yang pertama kali dilaksanakan. Ke depan, kegiatan serupa berpotensi dilakukan secara berkala dengan sistem rotasi peserta.

"Kami akan melakukan evaluasi terlebih dahulu. Namun, secara umum kegiatan berjalan lancar dan peserta menunjukkan sikap kooperatif," imbuhnya.

Ia berharap, kegiatan ini dapat membantu mengurangi stigma negatif di masyarakat serta membuktikan bahwa penyandang disabilitas memiliki potensi produktif apabila diberikan kesempatan dan dukungan yang memadai.

"Kami ingin menghadirkan puskesmas sebagai ruang yang ramah dan terbuka bagi semua. Setiap individu memiliki kesempatan untuk berkembang," ucapnya.

Sementara itu, salah seorang peserta kegiatan, Desvita Annisa mengaku senang dapat mengikuti observasi pelayanan tersebut karena memiliki ketertarikannya untuk berkarier di bidang kesehatan.

"Saya ingin menjadi perawat agar bisa membantu anak-anak dan ibu hamil," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Revitalisasi JPO sarinah rezap

Permudah Akses Disabilitas, Revitalisasi JPO Sarinah Diresmikan

Senin, 02 Maret 2026 1798

Pramono Pastikan JPO Sarinah Ramah Disabilitas

JPO Sarinah Dipastikan Ramah Disabilitas

Rabu, 28 Januari 2026 740

Pemprov DKI luncurkan bus sekolah ramah disabilitas

Pemprov DKI Luncurkan 32 Bus Sekolah Ramah Disabilitas

Rabu, 21 Januari 2026 808

BERITA POPULER
Parkir liar kalisari nur ist

Lurah Kalisari Minta Maaf Terkait Unggahan Foto AI, Petugas Disanksi

Senin, 06 April 2026 30842

DJI 0221

Jakarta Melesat Duduki Peringkat Kedua Kota Teraman di ASEAN

Selasa, 07 April 2026 3761

Penertiban PKL Liar di Jalan Rasuna Said Dilakukan Secara Humanis

Kasatpol PP Jaksel Pastikan Penertiban PKL di Jalan HR Rasuna Said Humanis

Selasa, 07 April 2026 3204

Pelanggar Trantibum di Cempaka Putih Ditindak

Pelanggar Trantibum di Cempaka Putih Ditindak

Rabu, 08 April 2026 2803

Banner tidung lebaran ist

Yuk..Besok ke Festival Tidung Berlebaran

Jumat, 10 April 2026 1157

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks