Puskesmas Cilandak Adakan Observasi Kerja Penyandang Down Syndrome

Selasa, 07 April 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 357

IMG 20260407 WA0090

(Foto: Nugroho Sejati)

Puskesmas Kecamatan Cilandak bekerja sama dengan POTADS menyelenggarakan kegiatan observasi lapangan bagi penyandang Down Syndrome. Kegiatan ini diadakan dalam rangka memperingati World Down Syndrome Day.

"Awalnya mereka mengajukan permohonan magang"

Kepala Puskesmas Kecamatan Cilandak, Sunersi Handayani mengatakan, kegiatan ini diikuti sebanyak tiga peserta berusia 18 hingga 20 tahun yang sebelumnya mengajukan permohonan untuk mengikuti program magang.

"Awalnya mereka mengajukan permohonan magang, tetapi karena keterbatasan kapasitas serta belum adanya mekanisme baku, kegiatan ini kami ubah menjadi observasi pelayanan," ujarnya, Selasa (7/4).

Sunersi menjelaskan, dalam kegiatan tersebut para peserta diajak mengamati berbagai layanan di Puskesmas, seperti administrasi dan pendaftaran, dengan pendampingan dari staf. 

"Kegiatan ini bertujuan mengenalkan dunia kerja sekaligus menggali potensi peserta. Mereka melakukan observasi dengan pendampingan agar mampu menampilkan potensi terbaik dalam melaksanakan tugas pelayanan," terangnya.

Menurutnya, sebelum kegiatan dimulai, para peserta menjalani asesmen awal untuk mengetahui tingkat kemandirian dan kemampuan komunikasi. 

"Hasil asesmen ini menjadi dasar dalam menentukan metode pendampingan yang tepat," terangnya.

Sunersi memaparkan, tantangan utama dalam kegiatan ini terletak pada aspek komunikasi, sehingga diperlukan empati dan kesabaran dari para pendamping. Selain itu, daya tahan fisik dan kemampuan menyerap informasi juga menjadi perhatian.

Kegiatan yang berlangsung selama satu hari ini merupakan yang pertama kali dilaksanakan. Ke depan, kegiatan serupa berpotensi dilakukan secara berkala dengan sistem rotasi peserta.

"Kami akan melakukan evaluasi terlebih dahulu. Namun, secara umum kegiatan berjalan lancar dan peserta menunjukkan sikap kooperatif," imbuhnya.

Ia berharap, kegiatan ini dapat membantu mengurangi stigma negatif di masyarakat serta membuktikan bahwa penyandang disabilitas memiliki potensi produktif apabila diberikan kesempatan dan dukungan yang memadai.

"Kami ingin menghadirkan puskesmas sebagai ruang yang ramah dan terbuka bagi semua. Setiap individu memiliki kesempatan untuk berkembang," ucapnya.

Sementara itu, salah seorang peserta kegiatan, Desvita Annisa mengaku senang dapat mengikuti observasi pelayanan tersebut karena memiliki ketertarikannya untuk berkarier di bidang kesehatan.

"Saya ingin menjadi perawat agar bisa membantu anak-anak dan ibu hamil," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Revitalisasi JPO sarinah rezap

Permudah Akses Disabilitas, Revitalisasi JPO Sarinah Diresmikan

Senin, 02 Maret 2026 1981

Pramono Pastikan JPO Sarinah Ramah Disabilitas

JPO Sarinah Dipastikan Ramah Disabilitas

Rabu, 28 Januari 2026 835

Pemprov DKI luncurkan bus sekolah ramah disabilitas

Pemprov DKI Luncurkan 32 Bus Sekolah Ramah Disabilitas

Rabu, 21 Januari 2026 986

BERITA POPULER
Ratusan Personel Gabungan Gelar Razia Parkir Liar di Jaktim

Parkir Liar di Jaktim Ditindak

Senin, 08 Juni 2026 2038

IMG 20260610 WA0101

20 Motor Dikenakan Sanksi Cabut Pentil di Menteng

Rabu, 10 Juni 2026 919

Ketua dprd dki suhud

Program Padat Karya Perluas Kesempatan Kerja Warga Jakarta

Rabu, 10 Juni 2026 1040

Proyek pekerjaan padatkarya jati2

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja Padat Karya

Jumat, 05 Juni 2026 2145

Sampah laut Jakarta bilal

Pramono Minta Sampah di Muara Angke Rutin Dibersihkan

Minggu, 07 Juni 2026 1619

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks