Selasa, 07 April 2026 Reporter: Anita Karyati Editor: Toni Riyanto 155
(Foto: Anita Karyati)
Suku Dinas Lingkungan Hidup (LH) Jakarta Utara mengerahkan delapan truk berbagai ukuran untuk mempercepat pengangkutan sampah di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) Waduk Cincin, Kelurahan Papanggo, Kecamatan Tanjung Priok menuju Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang.
"Mempercepat pengangkutan"
Kepala Satuan Pelaksana Lingkungan Hidup Kecamatan Tanjung Priok, Amir mengatakan, sebelumnya memang sempat terjadi penumpukan sampah di lokasi tersebut seiring penutupan TPS liar.
"Kami terus mempercepat pengangkutan agar tidak terjadi penumpukan berkepanjangan yang dapat berdampak pada kenyamanan warga," ujarnya, Senin (7/4).
Amir menjelaskan, rata-rata volume sampah yang diangkut setiap hari mencapai sekitar 60 ton. Sebanyak delapan unit armada dikerahkan setiap hari, terdiri atas truk tipper besar, truk tronton, serta armada pendukung lainnya.
"Armada pengangkut ini beroperasi secara bergiliran setiap hari. Sebelumnya memang sempat terjadi pengurangan kuota armada," terangnya.
Menurutnya, saat ini sejumlah TPS liar di sekitar lokasi telah ditutup. Salah satunya TPS Kencana yang kini tidak lagi difungsikan dan dialihkan menjadi pool gerobak sampah. Saat ini TPS Waduk Cincin masih menjadi pusat pembuangan.
"Belum ada penambahan TPS baru. Sebagai penguatan operasional, di kawasan kolong tol Sungai Bambu kami juga menyiapkan dua unit compactor besar untuk mempercepat pengangkutan," imbuhnya.
Ia menambahkan, pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) di wilayah tersebut hampir rampung dengan progres mencapai sekitar 98 persen dan ditargetkan segera beroperasi.
"TPS3R ini diharapkan dapat membantu mengurangi beban sampah di wilayah Jakarta Utara," ungkapnya.
Sementara itu, salah seorang warga Kelurahan Papanggo, Imran (34) menuturkan, kondisi di TPS Waduk Cincin kini jauh lebih baik dibandingkan sebelumnya.
"Sekarang sudah lebih baik, penumpukan sampah mulai berkurang. Saya mengapresiasi petugas yang selalu siaga," bebernya.
Ia mengaku rutin membuang sampah ke TPS Waduk Cincin dan telah melakukan pemilahan sampah dari rumah untuk menyukseskan program pemerintah.
"Ini upaya kecil yang bisa saya lakukan agar volume sampah semakin berkurang. Semoga masyarakat lainnya juga semakin sadar untuk memilah sampah sejak dini atau langsung dari sumber," tandasnya.