Jumat, 03 April 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 120
(Foto: Tiyo Surya Sakti)
Suku Dinas Lingkungan Hidup (LH) Jakarta Selatan mengerahkan sebanyak 190 truk berbagai ukuran untuk mempercepat penanganan sampah agar tidak menumpuk.
"Mencapai sekitar 1.120 ton per hari"
Kepala Suku Dinas LH Jakarta Selatan, Dedy Setiono mengatakan, armada yang dikerahkan terdiri dari berbagai jenis, mulai dari dump truck mini, truk arm roll, truk compactor, hingga truk typer berkapasitas besar.
"Truk digunakan untuk mengangkut sampah dari lingkungan warga hingga tempat penampungan sementara (TPS)," ujarnya, Jumat (3/4).
Dedy menjelaskan, sebanyak 1.107 petugas juga dikerahkan di 10 wilayah kecamatan. Mereka bertugas mengangkut sampah setiap hari untuk mencegah terjadinya penumpukan di berbagai titik.
"Volume sampah di Jakarta Selatan mencapai sekitar 1.120 ton per hari. Jumlah ini cenderung meningkat pada momen libur panjang maupun hari raya keagamaan," terangnya.
Dalam proses pengolahan, menurut Dedy, sampah yang telah dikumpulkan akan dipilah berdasarkan jenisnya. Sampah organik dimanfaatkan menjadi kompos melalui metode maggot, sedangkan sampah plastik diolah menjadi produk kerajinan bernilai ekonomis.
"Untuk sampah residu dikumpulkan di TPS untuk selanjutnya dibuang ke TPST Bantar Gebang," bebernya.
Ia mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan serta mengurangi produksi sampah dengan melakukan pemilahan sejak dari sumbernya.
"Hal ini sejalan dengan Peraturan Gubernur Nomor 77 Tahun 2020 tentang Pengelolaan Sampah Lingkup Rukun Warga," tandasnya.