Warga Sungai Bambu Apresiasi Sampah di Kolong Tol Cepat Ditangani

Senin, 06 April 2026 Reporter: Anita Karyati Editor: Toni Riyanto 619

IMG 20260406 WA0076

(Foto: Anita Karyati)

Warga Kelurahan Sungai Bambu, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, mengapresiasi penanganan sampah di kolong Tol Ir Wiyoto Wiyono. Kondisi lokasi yang sebelumnya menjadi tempat penampungan sampah (TPS) liar kini sudah jauh lebih bersih dan tertata.

"Sudah bersih dan ditutup untuk umum"

Ketua RT 06/05, Kelurahan Sungai Bambu, Ridwan (50) mengatakan, warga merasakan langsung dampak positif dari penanganan sampah tersebut. 

"Sekarang lokasi sudah bersih dan ditutup untuk umum. Semoga ada solusi TPS baru yang lebih representatif nantinya," ujarnya, Senin (6/4).

Ridwan menjelaskan, TPS Kencana memang telah lama menjadi lokasi pembuangan sampah. Namun, sebagian besar volume sampah yang sebelumnya menumpuk berasal dari luar wilayah Sungai Bambu.

"Kalau dari warga sini sebenarnya tidak terlalu banyak. Tapi, dari luar wilayah yang justru banyak ikut buang di sini," terangnya.

Ia menambahkan, kondisi lingkungan saat ini sudah semakin membaik. Bau tidak sedap yang sebelumnya dikeluhkan warga mulai berkurang seiring dengan penanganan yang dilakukan.

Menurutnya, warga terus diedukasi dan diajak melakukan pemilahan sampah dari sumber setiap minggu dengan melibatkan kader Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK).

"Kami sudah punya program pilah sampah setiap minggu bersama Suku Dinas Lingkungan Hidup. Semoga tidak terjadi lagi penumpukan sampah di TPS Kencana dan kebersihan lingkungan tetap terjaga," harapnya.

Sementara itu, Lurah Sungai Bambu, Syaiful Anwar menjelaskan, kondisi TPS kini telah tertata lebih baik. Penumpukan sampah sebelumnya terjadi akibat gangguan dalam proses pengangkutan.

"Mulai awal April sudah ditangani oleh Suku Dinas Lingkungan Hidup. Ke depan, kawasan sekitar juga akan kami tata," ungkapnya.

Ia menuturkan, sebagai solusi jangka pendek, pihak kelurahan bersama Suku Dinas Lingkungan Hidup akan menerapkan sistem pembuangan menggunakan armada compactor. 

Untuk itu, warga diminta membuang sampah langsung dari gerobak ke kendaraan tersebut agar proses pengangkutan lebih cepat dan area tetap bersih.

"Setelah dua armada compactor terisi setiap hari, pembuangan langsung ditutup dan lokasi segera dibersihkan. Jadi area tetap rapi dan tidak ada penumpukan," bebernya.

Ia menuturkan, waktu operasional pembuangan sampah dibatasi mulai pukul 08.00 hingga sekitar pukul 14.00 WIB atau hingga dua unit compactor terisi penuh. Kebijakan ini diharapkan dapat menciptakan ketertiban serta mencegah penumpukan sampah di luar jam operasional.

"Kami sepakat hanya melayani sampah dari warga Sungai Bambu. Wilayah lain diminta membuang sampah di tempatnya masing-masing," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Dinas lh pilah sampah gery ist

Gerakan Pilah Sampah dari Sumber Diminta Digencarkan

Senin, 06 April 2026 784

Tps gery ist

Percepat Penanganan Sampah Pastikan Kenyamanan Terjaga

Senin, 06 April 2026 756

Sampah kolong tol wiyoto wiyono

Kerja Bakti di TPS Kencana Bersihkan 286 Meter Kubik Sampah

Jumat, 20 Februari 2026 826

BERITA POPULER
IMG 20260728 WA0142

85 Peserta Sekolah Lansia di Jakut Diwisuda

Selasa, 28 Juli 2026 8874

Operasi Lintas Jaya Jaktim nur

14 Kendaraan Kedapatan Parkir Liar di Jaktim Ditindak

Selasa, 28 Juli 2026 3339

Syafrin Tinjau Lokbin dan Pasar Jaya Pasar Minggu

Syafrin Tinjau Lokbin Pasar Minggu

Senin, 27 Juli 2026 2548

MRT Jakarta Jalin Kerja Sama Peningkatan Layanan Pengumpulan Tarif Otomatis Fase 1 Lin Utara Selatan

MRT Jakarta Sepakati Kerja Sama Peningkatan Layanan Sistem Pengumpulan Tarif Otomatis

Rabu, 29 Juli 2026 1617

Pelantikan dpp forkabi rezap2

Pramono Dorong Forkabi Kompak Bangun Jakarta

Jumat, 24 Juli 2026 2871

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks