Jumat, 20 Februari 2026 Reporter: Folmer Editor: Andry 220
(Foto: Istimewa)
Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Jakarta dan Suku Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Jakarta Selatan menggelar kegiatan Sertifikasi dan Informasi Keliling (Kerling) Jakarta.
Kegiatan yang diikuti 101 pelaku UMKM ini bertujuan memberikan pendampingan kepada pelaku usaha untuk mendapatkan izin penerapan cara produksi pangan olahan yang baik dan izin edar BPOM.
"Diharapkan produk UMKM mampu meningkatkan daya saing,"
Kepala BBPOM di Jakarta, Sofiyani Chandrawati Anwar menyampaikan, kegiatan ini merupakan bentuk dukungan nyata guna memperkuat kapasitas dan legalitas UMKM.
"Melalui program Kerling Jakarta, diharapkan produk UMKM mampu meningkatkan daya saing di tingkat nasional maupun global," katanya, Jumat (20/2).
Ia mengungkapkan, sinergisitas dengan Pemprov DKI Jakarta dinilai sangat penting guna mendukung UMKM naik kelas dari sisi kapasitas produksi.
"Serta kepatuhan terhadap regulasi dan standar mutu dari pelaku usaha UKM pangan olahan," ungkapnya.
Menurutnya, peserta yang mengikuti kegiatan ini memperoleh penjelasan komprehensif seputar prosedur pengurusan Nomor Izin Edar (NIE) Pangan Olahan BPOM RI MD.
"Kami juga memberikan tata cara penentuan kategori pangan serta evaluasi denah bangunan sarana produksi sebagai bagian dari penilaian kelayakan untuk memperoleh Izin Penerapan Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (IP CPPOB)," jelasnya.
Ia menambahkan, kegiatan Kerling Jakarta ini menjadi wujud komitmen bersama menciptakan ekosistem usaha yang aman, tertib dan berdaya saing. Selain itu untuk memperkuat perlindungan masyarakat sebagai konsumen.
"Ke depan, BBPOM di Jakarta akan terus melaksanakan pendampingan dan pembinaan secara berkelanjutan guna mendorong UMKM berkembang dan berkontribusi lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi," tandasnya.