Sosialisasi Kewaspadaan Kekerasan Perempuan dan Anak Digencarkan di Jaksel

Kamis, 29 Januari 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 933

Sudin PPAPP Jaksel Gencarkan Sosialisasi Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak

(Foto: Tiyo Surya Sakti)

Suku Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (Sudin PPAPP) Jakarta Selatan menggencarkan sosialisasi kewaspadaan terhadap kekerasan di lingkungan masyarakat.

"Melalui komunitas-komunitas"

Upaya ini dilakukan setelah Jakarta Selatan menempati peringkat kedua dalam penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Kepala Sudin PPAPP Jakarta Selatan, Rizky Hamid mengatakan,.pihaknya terus melakukan sosialisasi secara masif kepada masyarakat, baik melalui kunjungan ke rumah-rumah warga maupun di fasilitas umum dan sosial, seperti Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA).

"Kami tidak henti-hentinya melakukan sosialisasi melalui komunitas-komunitas di lingkungan setempat, seperti RT, RW, Dasawisma, PKK, dan Posyandu," ujarnya, Kamis (29/1).

Rizky menjelaskan, sepanjang tahun 2025 pihaknya menangani sebanyak 460 kasus kekerasan terhadap perempuan san anak. Dari jumlah tersebut, rumah menjadi lokasi tempat kejadian perkara (TKP) terbanyak dengan jumlah korban mencapai 253 orang.

"Untuk penanganan kasus di sekolah sebanyak 41 orang, kos-kosan 31 orang, di jalan 27 korban, dan sisanya di lokasi lainnya," terangnya.

Berdasarkan data tersebut, Rizky menekankan pentingnya keberanian korban untuk melapor ke pos pengaduan yang telah disediakan di setiap kecamatan di wilayah Jakarta Selatan.

Saat ini, Sudin PPAPP Jakarta Selatan menyediakan sejumlah pos pengaduan, antara lain Pos Kemuning Pasar Minggu, Pos Tiga Durian Pancoran, Pos Anggrek Cilandak, dan Pos Bhinneka Pesanggrahan

Kemudian, Pos Ramli Mampang Prapatan, Pos Taman Sawo Kebayoran Baru, Pos Ciganjur Berseri Jagakarsa, Pos Flamboyan Tebet, Pos Delman Asri Kebayoran Lama, dan Pos Taman Batu Setiabudi.

"Saya berharap dengan sosialisasi yang gencar dilakukan, kewaspadaan terhadap kekerasan dapat tumbuh di lingkungan masyarakat. Antartetangga dapat saling peduli sekaligus menjadi jembatan dalam menyebarluaskan informasi pencegahan kekerasan," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak di kantor Wali Kota Jakarta Timur

Antikekerasan Terhadap Perempuan dan Anak Dikampanyekan di Jaktim

Senin, 01 Desember 2025 780

Sosialisasi Ruang Aman Bebas Pelecehan Bagi Perempuan dan Anak Dilakukan di Jaksel

Pemkot Jaksel Berkomitmen Ruang Publik Aman Perempuan dan Anak

Selasa, 27 Januari 2026 930

Upacara Peringatan Hari Ibu ke-97 di Balai Kota

Peringatan Hari Ibu Jadi Refleksi dan Apresiasi Seluruh Perempuan Indonesia

Senin, 22 Desember 2025 987

Dinas PPAPP berkolaborasi penyediaan Layanan Transportasi bagi Perempuan dan Anak Korban Kekerasan

DKI Sediakan Layanan Transportasi bagi Perempuan dan Anak Korban Kekerasan

Sabtu, 13 Desember 2025 1093

BERITA POPULER
Gubernur pramono MUI rezap

Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

Selasa, 11 Agustus 2026 12773

IMG 20260812 WA0088

Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

Rabu, 12 Agustus 2026 1465

Kapal cepat dishub muara angke jati

Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

Senin, 10 Agustus 2026 1408

Pesta rakyat hut dijakut doc

Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

Jumat, 07 Agustus 2026 1457

Pembukaan jafex 2026 rezap

Buka JAFEX 2026, Pramono Ingin Optimalkan Pemanfaatan Aset Daerah

Selasa, 11 Agustus 2026 864

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks