23 Truk Dikerahkan Angkut Sampah di Pasar Induk Kramat Jati

Kamis, 08 Januari 2026 Reporter: Nurito Editor: Toni Riyanto 913

 23 Truk Dikerahkan Gunungan Sampah di Pasar Induk Kramat Jati

(Foto: Nurito)

Sebanyak 23 truk sampah dikerahkan untuk mengevakuasi tumpukan sampah di area Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur. Sampah yang berasal dari aktivitas pedagang sayur-mayur dan buah .

"Memberikan kenyamanan"

Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup (LH) Jakarta Timur, Monang Sinaga mengatakan, untuk mempercepat proses penanganan sampah tersebut turut dikerahkan dua unit alat berat jenis shovel loader.

"Kita lakukan penanganan segera tumpukan sampah ini untuk lebih memberikan kenyamanan," ujarnya, Kamis (8/1).

Monang menjelaskan, pembersihan tumpukan sampah tersebut ditargetkan tuntas pada Minggu (11/1).

"Volume sampah di Pasar Induk Kramat Jati mencapai sekitar 200 ton per hari. Jumlah ini setara dengan produksi sampah dari dua kecamatan," terangnya.

Ia menambahkan, untuk pembersihan sampah hari ini dikerahkan personel dari Satuan Pelaksana LH Kecamatan Kramat Jati dengan bantuan armada dari Unit Penanganan Sampah (UPS) Badan Air.

Kepala Satpel LH Kecamatan Kramat Jati, Dwi Firmansyah menambahkan, dalam kegiatan tersebut dikerahkan 23 unit truk sampah dan tiga unit shovel loader.

"Hingga pukul 10.30, sebanyak 17 truk telah mengangkut sampah dari Pasar Induk. Kami terus berupaya semaksimal mungkin agar pembersihan berjalan cepat," ungkapnya.

Ia menuturkan, apabila kondisi cuaca cerah dan antrean di TPST Bantar Gebang tidak terlalu panjang, satu armada truk dapat melakukan dua rit pengangkutan.

"Kami berharap sampah sebanyak 46 truk dapat diangkut dalam satu hari," bebernya.

Sementara itu, Manajer Pasar Induk Kramat Jati, Agus Lamun menyampaikan apresiasi kepada jajaran Suku Dinas LH Jakarta Timur atas respons cepat dalam menangani permasalahan sampah tersebut.

"Kami berharap kejadian seperti ini tidak terulang kembali dengan dilakukannya pengangkutan sampah dengan optimal. Sebab penumpukan sampah sangat mengganggu aktivitas perdagangan di pasar," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Dinas LH DKI Terus Tingkatkan Optimailisasi TPST Bantar Gebang

Pemanfaatan TPST Bantar Gebang Terus Dioptimalkan

Jumat, 27 November 2020 3490

DKI dan Bekasi Bahas Realisasi Dana Bantuan Kemitraan

DKI dan Bekasi Bahas Realisasi Dana Bantuan Kemitraan

Selasa, 05 September 2017 2757

Antrean pembuangan sampah ke TPST Bantar Gebang

Dinas LH DKI Berlakukan Sistem Sif Baru di TPST Bantar Gebang

Senin, 22 Desember 2025 1028

Pembersihan Sampah di Kolong Tol Wiyoto Wiyono Dikebut

Sudin LH Jakut Tangani Tumpukan Sampah di Kolong Tol Wiyoto Wiyono

Selasa, 11 November 2025 791

UPS Badan Air Kecamatan Penjaringan Rutin Bersihkan Sampah di Kali Angke

UPS Badan Air Kecamatan Penjaringan Rutin Bersihkan Sampah di Kali Angke

Kamis, 27 November 2025 782

BERITA POPULER
Cabai Pasar Induk Kramat Jati Otoy (5)

Ini Pemicu Kenaikan Harga Cabai Rawit Merah di Jakarta

Selasa, 08 September 2026 3067

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 814

Layanan transjakarta otoy 1

Pramono Imbau Warga Proaktif Urus Kartu Layanan Transportasi Gratis

Selasa, 08 September 2026 1926

Gempa kepulauan seribu ist2

Gempa di Perairan Pulau Seribu Tidak Akibatkan Kerusakan

Sabtu, 12 September 2026 861

Pelajar murid siswa siswi penerima kjp jati

Komisi E Minta Verifikasi KJP tak Putus Bantuan di Tengah Tahun

Kamis, 10 September 2026 1126

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks