Jumat, 28 November 2025 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Erikyanri Maulana 599
(Foto: Istimewa)
Mal Pelayanan Publik (MPP) DKI Jakarta kini dilengkapi layanan South Jakarta Immigration Stay Permit Lounge (SIMPLE), inovasi dari Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Jakarta Selatan.
"menjadi tonggak baru layanan publik,"
SIMPLE merupakan layanan izin tinggal eksklusif berbasis lounge yang dirancang untuk menghadirkan kenyamanan, privasi, serta standar pelayanan berkelas internasional bagi investor asing dan pemegang Golden Visa.
Layanan ini menjadi bagian dari transformasi digital dan percepatan pelayanan publik, sekaligus mendukung program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto serta akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto dalam mendorong peningkatan arus investasi ke Indonesia.
SIMPLE juga memperkuat kolaborasi antarinstansi di MPP DKI Jakarta dengan menghadirkan konsep one-stop service bagi investor, mulai dari pengajuan izin tinggal hingga administrasi pendukung lainnya.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) DKI Jakarta, Heru Hermawanto mengapresiasi kehadiran layanan SIMPLE di MPP sebagai bentuk nyata peningkatan kualitas pelayanan publik.
Ia mengatakan, Pemprov DKI Jakarta mendukung penuh kolaborasi lintas instansi, termasuk pembukaan layanan SIMPLE for Investor and Golden Visa, untuk melayani warga asing yang mengurus izin tinggal KITAS maupun KITAP.
“Kehadiran SIMPLE di MPP DKI Jakarta menjadi tonggak baru layanan publik yang turut memperkuat standar pelayanan di MPP DKI Jakarta yang mengedepankan inovasi, teknologi, dan pengalaman layanan yang nyaman bagi pengguna,” ujarnya, Jumat (28/11).
Plt Direktur Jenderal Imigrasi, Brigjen Pol Yuldi Yusman menyampaikan, pihaknya bersama Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Jakarta Selatan berkomitmen menghadirkan layanan keimigrasian digital yang modern dan responsif, memperkuat daya tarik investasi, meningkatkan sinergi antarinstansi, serta menjadikan SIMPLE sebagai model nasional pelayanan izin tinggal bagi investor.
Ia menjelaskan, kebutuhan layanan premium semakin relevan seiring meningkatnya pemegang izin tinggal tujuan investasi. Tercatat, jumlah pengguna layanan premium tercatat naik signifikan dari 928 orang (2023) menjadi 1.546 orang (2024), dan kembali melonjak menjadi 2.438 orang pada Januari–Oktober 2025.
“Jakarta Selatan juga tercatat sebagai salah satu pusat konsentrasi pemegang Golden Visa dengan 83 investor hingga Oktober 2025 dan nilai komitmen investasi mencapai Rp115,9 miliar,” katanya.
Sebagai informasi, layanan SIMPLE dihadirkan dengan sistem digitalisasi komprehensif, informasi terpadu, penyampaian informasi yang spesifik dan mudah dipahami, serta kenyamanan lounge berstandar internasional sebagai cerminan pelayanan PRIMA (Profesional, Responsif, Integritas, Modern, dan Akuntabel).
Selain Golden Visa, berbagai kategori izin tinggal lain seperti Second Home Visa, Eks-WNI, Global Talent, hingga Silver Hair Visa turut memperkuat keragaman layanan keimigrasian di wilayah Jakarta Selatan.