Jakarta Collaboration Fund Prioritaskan Kepentingan Warga Jakarta

Jumat, 10 Oktober 2025 Reporter: Fakhrizal Fakhri Editor: Erikyanri Maulana 1413

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo

(Foto: Istimewa)

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo mendukung langkah inovatif Pemprov DKI Jakarta melalui Jakarta Collaboration Fund (JCF) sebagai salah satu solusi pembiayaan kreatif di tengah menurunnya Dana Bagi Hasil (DBH) dari pemerintah pusat yang berdampak pada APBD DKI Jakarta.

"Inisiatif seperti JCF patut diapresiasi,"

“Inisiatif seperti JCF patut diapresiasi sebagai langkah progresif,” ujar Rio, Jumat (10/10).

Meski demikian, Rio menekankan bahwa dukungan tersebut bersifat kondisional dan harus dibarengi dengan pengawasan ketat dari DPRD, mulai dari tahap perencanaan, implementasi, hingga evaluasi.

“Kami akan memastikan skema ini berjalan secara transparan dan akuntabel,” ucapnya.

Rio menambahkan, sebelum dana JCF digunakan untuk investasi di luar daerah, Komisi B DPRD DKI Jakarta akan memastikan agar alokasinya difokuskan lebih dulu untuk menyelesaikan persoalan mendesak di Jakarta, seperti penanganan banjir, pengembangan transportasi umum, penyediaan rumah susun, serta peningkatan layanan kesehatan dan pendidikan.

“Kepentingan warga Jakarta harus menjadi prioritas utama dalam skema pembiayaan kreatif seperti JCF,” ucapnya.

Rio menjelaskan bahwa saat ini persetujuan dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait JCF masih dalam proses.

Untuk itu, ia mendorong Pemprov DKI untuk aktif berkoordinasi dengan pemerintah pusat serta memberikan penjelasan komprehensif agar JCF memiliki payung hukum dan dasar legal yang kuat.

Lebih lanjut, ia mengusulkan pembentukan badan pengawas independen yang melibatkan unsur DPRD, lembaga audit, dan pakar keuangan guna menjamin akuntabilitas pelaksanaan program.

“Selain itu, diperlukan sistem pelaporan kinerja yang terbuka untuk publik serta audit eksternal secara berkala agar penggunaan dana JCF benar-benar transparan dan bertanggung jawab,” imbuhnya.

Rio menambahkan, jika nantinya terdapat rencana investasi JCF di luar Jakarta, maka hal itu harus memenuhi kriteria yang sangat ketat dan strategis, serta memberikan manfaat ekonomi langsung atau tidak langsung bagi Jakarta.

“Misalnya untuk menjamin stabilitas pasokan pangan atau mendukung pengembangan kawasan metropolitan, tanpa mengganggu prioritas pembangunan ibu kota,” tandasnya.

BERITA TERKAIT
Basri Baco mendukung langkah Pemprov DKI Jakarta mencari sumber pendanaan alternatif

DPRD Dukung Pemprov Cari Sumber Pembiayaan Kreatif

Kamis, 09 Oktober 2025 1406

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung

Jakarta Collaboration Fund Diharapkan Kurangi Ketergantungan pada APBD

Rabu, 08 Oktober 2025 1259

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung optimistis pembangunan Jakarta

Andalkan Pembiayaan Kreatif, Pramono Optimistis Bangun Jakarta

Senin, 06 Oktober 2025 1448

Ketua DPRD DKI Jakarta, Khoirudin memberikan keterangan kepada media

Ketua DPRD Dorong Kemandirian Fiskal Hadapi Ketidakpastian DBH

Senin, 29 September 2025 1375

BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 2849

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1253

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Senin, 14 September 2026 1042

Gempa kepulauan seribu ist2

Gempa di Perairan Pulau Seribu Tidak Akibatkan Kerusakan

Sabtu, 12 September 2026 1184

IMG 20260917 WA0098

111 Kucing di Dua Pulau Sudah Disterilisasi dan Divaksin Rabies Gratis

Kamis, 17 September 2026 577

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks