Selebaran Denda Disebar, PKL Monas Mencak-mencak

Selasa, 15 April 2014 Reporter: Andry Editor: Erikyanri Maulana 5429

selebaran larangan pkl monas

(Foto: Andry)

Sosialisasi mengenai larangan belanja makanan maupun minuman di dalam areal Taman Monas, yang disebar melalui selebaran oleh pengelola rupanya direspon negatif oleh para Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan wisata tersebut. Bahkan, sejumlah PKL yang kebanyakan berjualan di Pasar IRTI itu mencak mencak memarahi petugas.

Semua pengunjung takut kena pasal sama denda Rp 20 juta. Tadi saja ada anak mau beli minum tapi nggak jadi karena takut didenda

Para PKL menilai, selebaran berisi berisi sanksi denda sebesar Rp 20 juta bagi pengunjung yang kedapatan berbelanja di dalam Taman Monas mengakibatkan pendapatan mereka merosot. "Semua pengunjung takut kena pasal sama denda Rp 20 juta. Tadi saja ada anak mau beli minum tapi nggak jadi karena takut didenda," ujar Ali Usman (41), pedagang bakso di Pasar IRTI Monas, Selasa (15/4).

Pedagang yang mengaku berasal dari Madura ini menuturkan, selebaran tersebut disebar pihak Unit Pengelola (UP) Taman Monas sejak Kamis (11/4) malam lalu. Imbasnya, pada akhir pekan atau Sabtu (13/4), banyak pengunjung yang enggan berbelanja karena takut terkena denda Rp 20 juta. "Dari hari Kamis malam, pengunjung diedarin selebaran ini. Pengunjung banyak yang lari malam Minggunya," ucap pria yang mengaku sudah berjualan di kawasan Monas lebih dari 20 tahun tersebut.

Ali mengungkapkan, akibat adanya aturan ini, penghasilannya dari berjualan Bakso merosot drastis. Bila sebelumnya pendapatan perharinya bisa mencapai Rp 3 juta, kini menurun menjadi Rp 400 ribu. "Saya biasa dapat Rp 3 juta perhari, sekarang cuma Rp 400 ribu," keluhnya.

Menurut Ali, aturan sanksi denda bagi pengunjung yang berbelanja di dalam kawasan Monas ini mencelakakan para pedagang. Sebab, semenjak beredarnya aturan tersebut, pengunjung menjadi takut membeli makanan dan minuman di dalam. "Pedagang maunya nggak usah ada aturan ini. Kalau begini sama saja nyelakain pedagang. Nggak ada pasal seperti ini (denda Rp 20 juta, red)," cetusnya sambil menunjuk edaran dari pihak UP Taman Monas.

Di lokasi yang sama, Petugas Keamanan UPT Monas, M Andrian (20) mengaku, kewalahan mengusir pedagang yang berjualan di dalam areal Taman Monas. Apalagi, tugas petugas keamanan selama ini hanya mengimbau dan mengarahkan pedagang semaksimal mungkin. "Kita hanya bisa nahan pedagang masuk ke dalam, tapi jangan sampai bentrok," tuturnya saat ditemui di Pintu 1, sisi selatan Monas, tepat di depan Gedung Indosat.

Dikatakan Andrian, karena ditugaskan menghindari bentrokan, para petugas tak bisa berbuat banyak mengatur pedagang yang membandel. Selain itu, apabila pedagang dipaksa keluar gerbang, petugas selalu dilempar batu dari luar pagar. "Kalau mereka kita arahkan keluar gerbang, pasti bentrok. Kadang mereka melempar barang dari luar pagar ke arah petugas," ungkapnya.

Andrian mengungkapkan, para PKL yang berdagang dengan menggelar lapak  di dalam areal Monas, sebagian besar berasal dari pedagang Pasar IRTI. Mereka umumnya menginap di kios-kios mereka pada malam hari lalu masuk ke dalam Taman Monas di pagi hari. "PKL di areal taman itu para pedagang Pasar IRTI yang nginep di kiosnya. Mereka biasanya masuk pagi hari sebelum kita bertugas," bebernya.

Ia menambahkan, karakteristik pedagang di kawasan Monas sangat keras. Tiap kali ditertibkan, tak sedikit dari mereka yang membawa senjata tajam dan melukai petugas. "Kita diminta kondisikan situasi agar jangan bentrok, sedangkan pedagang di sini sangat keras," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Pedagang Kaki Lima PKL Monas

Walikota Dukung Sanksi untuk Pengunjung Monas

Senin, 14 April 2014 6490

Pedagang Kaki Lima PKL Monas

Belanja ke PKL Diancam Denda Rp 20 Juta

Sabtu, 12 April 2014 8447

Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta merilis Indeks Potensi Kerawanan Sosial (IPKS) 2013. Hasilny

Bentrok dengan PKL, 20 Petugas Keamanan Monas Terluka

Jumat, 11 April 2014 5976

Kawasan Monas

Karyawan Nyoblos, Besok Tugu Monas Ditutup

Selasa, 08 April 2014 4431

pkl_monas_istimewa_14.jpg

PKL Monas Diduga Dibekingi Oknum PNS

Jumat, 14 Maret 2014 9489

BERITA POPULER
Penumpang mikrotrans cilik ist

Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

Minggu, 11 Oktober 2026 13752

Metrologi DKI Tera Perangkat SPKLU gery ist2

Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

Jumat, 09 Oktober 2026 11300

Evakuasi Korban Hanyut di Ciliwung ist

Petugas Berhasil Evakuasi Jenazah di Kali Ciliwung

Kamis, 08 Oktober 2026 6761

Tap jaklingko jati

MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

Jumat, 09 Oktober 2026 3627

Jalan Tembus Kelapa Gading Pulogadung Upaya Urai Kepadatan Lalu Lintas di Perintis Kemerdekaan

Jalan Tembus Kelapa Gading-Pulogadung Permudah Mobilitas dan Aksesibilitas Warga

Jumat, 09 Oktober 2026 1489

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks