Bentrok dengan PKL, 20 Petugas Keamanan Monas Terluka

Jumat, 11 April 2014 Reporter: Andry Editor: Lopi Kasim 5708

Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta merilis Indeks Potensi Kerawanan Sosial (IPKS) 2013. Hasilny

(Foto: doc)

Kericuhan dan bentrokan antara pedagang kaki lima (PKL) dengan petugas keamanan Monumen Nasional (Monas) kembali terjadi, Kamis (10/4) malam sekitar pukul 20.15. Akibatnya, sebanyak 20 petugas Monas menderita luka-luka terkena lemparan batu, kayu, dan senjata tajam yang dibawa PKL, namun tidak ada yang harus menjalani perawatan di rumah sakit.

PKL ada yang membawa senjata tajam. Mereka memodifikasi payung menjadi samurai


Berdasarkan informasi di lapangan, bentrokan bermula ketika para petugas Monas melarang PKL masuk ke dalam kawasan dengan cara menutup pintu parkir IRTI.

Tindakan dari petugas disambut ratusan PKL dengan aksi pelemparan batu hingga pemukulan. Bentrokan keduanya pun tak terhindarkan. Beruntung, 10 menit berselang petugas kepolisian dari Polsek Gambir datang ke lokasi dan meredam keributan.

"PKL ada yang membawa senjata tajam. Mereka memodifikasi payung menjadi samurai," kata Susanto (30), salah satu petugas keamanan Unit Pelaksana Monas saat ditemui di lokasi, Jumat (11/04).

Akibatnya, kata Susanto, sebanyak 20 petugas keamanan Monas, termasuk dirinya terluka terkena lemparan batu dan pukulan para PKL.

"Awalnya pukul 20.15, kita tutup pintu masuk ke dalam area Monas. Para PKL kemudian merusak pintu masuk memakai linggis dan memukul petugas sambil melempar batu," tuturnya.

Menurut Susanto, tindakan tegas para petugas keamanan yang melarang para PKL masuk ke dalam kawasan Monas dijalankan sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) No. 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum. "Padahal kita hanya menegakan aturan," ucapnya.

Secara terpisah, Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Hendro Pandowo, mengatakan, sampai kini pihaknya sedang menyelidiki peristiwa bentrokan tersebut. Hasil dari penyelidikan tersebut nantinya bisa saja mengarah ke unsur pidana.

"Kita akan selidiki lebih dahulu, jika ditemukan ada tindakan anarkis, kita akan tindak sesuai hukum yang berlaku," tegasnya.

BERITA TERKAIT
Kawasan Monas

Karyawan Nyoblos, Besok Tugu Monas Ditutup

Selasa, 08 April 2014 4155

ricuh_eksekusi-buldozer.jpg

Pembongkaran Bangunan di Kalideres Ricuh

Senin, 24 Maret 2014 3692

ruang_rapat_kosong_ilus.jpg

Puluhan Ruang Rapat di Balaikota Tidak Terpakai

Kamis, 27 Maret 2014 2896

BERITA POPULER
IMG 20260202 WA0102

Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan

Senin, 02 Februari 2026 2609

Cuaca Hujan Jati jakarta bmkg

Hujan Merata Diprakirakan Basahi Jakarta Hari Ini

Senin, 02 Februari 2026 734

Cabai Pasar Induk Kramat Jati Otoy

BPS Catat DKI Alami Deflasi 0,23 Persen Selama Januari 2026

Senin, 02 Februari 2026 637

Kominfo Jakut Gandeng Jakut Hub Perkuat Literasi Digital Generasi Muda

Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

Selasa, 27 Januari 2026 1399

Masa pembelajaran jarak jauh (PJJ) diperpanjang

Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

Kamis, 29 Januari 2026 1014

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks