Bentrok dengan PKL, 20 Petugas Keamanan Monas Terluka

Jumat, 11 April 2014 Reporter: Andry Editor: Lopi Kasim 6023

Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta merilis Indeks Potensi Kerawanan Sosial (IPKS) 2013. Hasilny

(Foto: doc)

Kericuhan dan bentrokan antara pedagang kaki lima (PKL) dengan petugas keamanan Monumen Nasional (Monas) kembali terjadi, Kamis (10/4) malam sekitar pukul 20.15. Akibatnya, sebanyak 20 petugas Monas menderita luka-luka terkena lemparan batu, kayu, dan senjata tajam yang dibawa PKL, namun tidak ada yang harus menjalani perawatan di rumah sakit.

PKL ada yang membawa senjata tajam. Mereka memodifikasi payung menjadi samurai


Berdasarkan informasi di lapangan, bentrokan bermula ketika para petugas Monas melarang PKL masuk ke dalam kawasan dengan cara menutup pintu parkir IRTI.

Tindakan dari petugas disambut ratusan PKL dengan aksi pelemparan batu hingga pemukulan. Bentrokan keduanya pun tak terhindarkan. Beruntung, 10 menit berselang petugas kepolisian dari Polsek Gambir datang ke lokasi dan meredam keributan.

"PKL ada yang membawa senjata tajam. Mereka memodifikasi payung menjadi samurai," kata Susanto (30), salah satu petugas keamanan Unit Pelaksana Monas saat ditemui di lokasi, Jumat (11/04).

Akibatnya, kata Susanto, sebanyak 20 petugas keamanan Monas, termasuk dirinya terluka terkena lemparan batu dan pukulan para PKL.

"Awalnya pukul 20.15, kita tutup pintu masuk ke dalam area Monas. Para PKL kemudian merusak pintu masuk memakai linggis dan memukul petugas sambil melempar batu," tuturnya.

Menurut Susanto, tindakan tegas para petugas keamanan yang melarang para PKL masuk ke dalam kawasan Monas dijalankan sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) No. 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum. "Padahal kita hanya menegakan aturan," ucapnya.

Secara terpisah, Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Hendro Pandowo, mengatakan, sampai kini pihaknya sedang menyelidiki peristiwa bentrokan tersebut. Hasil dari penyelidikan tersebut nantinya bisa saja mengarah ke unsur pidana.

"Kita akan selidiki lebih dahulu, jika ditemukan ada tindakan anarkis, kita akan tindak sesuai hukum yang berlaku," tegasnya.

BERITA TERKAIT
Kawasan Monas

Karyawan Nyoblos, Besok Tugu Monas Ditutup

Selasa, 08 April 2014 4464

ricuh_eksekusi-buldozer.jpg

Pembongkaran Bangunan di Kalideres Ricuh

Senin, 24 Maret 2014 3929

ruang_rapat_kosong_ilus.jpg

Puluhan Ruang Rapat di Balaikota Tidak Terpakai

Kamis, 27 Maret 2014 3187

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7033

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4641

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2152

Road to lerata run anita

Road to Larata Run 2026 Padukan Olahraga dan Transportasi Publik

Sabtu, 31 Oktober 2026 1312

Pengprov akuatik dki jakarta rezap

Pramono Bidik Juara Umum PON 2028, Akuatik Jadi Andalan

Kamis, 29 Oktober 2026 1745

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks