Anwar Minta Embung Pekayon Dilengkapi Bak Kontrol

Senin, 02 September 2024 Reporter: Nurito Editor: Budhy Tristanto 2906

 Cegah Sampah Masuk, Anwar Minta Embung Pekayon Dilengkapi Bak Kontrol

(Foto: Nurito)

Wali Kota Jakarta Timur, Muhammad Anwar, meminta jajaran Sudin Sumber Daya Air (SDA) membuat bak kontrol pada bagian inlet Embung Pekayon, Pasar Rebo, untuk mengantiipasi masuknya sampah yang terbawa dari saluran pemukiman warga.

"Fungsi embung ini nantinya untuk penampungan air, pengendali banjir sekaligus destinasi wisata," 

Ditegaskan Anwar, seharusnya bak kontrol ini dibuat sejak awal sehingga sampah yang terbawa dari saluran warga bisa disaring dan tak langsung masuk ke dalam embung.  

"Dari awal saya sampaikan, ketika membuat waduk, aliran air dari warga hendaknya disetop dulu, ada bak kontrolnya. Kalua langsung begini ya tidak mungkinlah, masa waduk jadi tempat penampungan sampah," tegas  Anwar, saat meninjau kondisi waduk , Minggu (1/9) kemarin.

Anwar menyebut, pembangunan embung ini untuk pengendalian air di wilayah Pekayon agar tidak timbul genangan saat musim hujan. Karena itu diharapkan pembangunannya cepat selesai tepat waktu.

"Fungsi embung ini nantinya untuk penampungan air, pengendali banjir sekaligus destinasi wisata, tempat interaksi dan wisata warga serta untuk pergerakan ekonomi," tutur Anwar.

Ia berharap, masyarakat turut menjaga kenyamanan dan kebersihan waduk  dengan tidak membawa masuk kendaraan serta membuang sampah sembarangan di erea waduk.

Sementara, Kepala Seksi Pembangunan Sudin Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Timur, Tengku Saugi Dzikri menjelaskan, luas area waduk ini mencapai 1,7 hektare, terbagi atas area penampang basah seluas satu hektare dan 0,7 hektare untuk area jogging track.

"Pembangunan waduk ini dimulai sejak  28 Maret dan target kelar 23 Oktober mendatang. Saat ini progress pekerjaan sekitar 96 persen," jelas Saugi.

Mengenai sampah yang masuk ke area embung, menurut Saugi, pihaknya sudah memasang saringan di bagian inlet embung. Namun oleh warga sekitar dilepas, alasannya ketika hujan deras pemukiman warga tergenang lantaran aliran air tersumbat oleh sampah yang menumpuk di saringan tersebut.

"Kami juga minta lurah dan camat serta tokoh masyarakat mengedukasi warganya, agar idak membuang sampah sembarangan. Karena jika sudah masuk ke dalam saluran air maka akan terbawa arus dan masuk ke area embung," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Langkah Pemprov DKI Jakarta Tangani Dampak Musim Hujan

Langkah Pemprov DKI Jakarta Tangani Dampak Musim Hujan

Selasa, 26 Maret 2024 9079

Sudin SDA Akan Revitalisasi Tahap 2 Embung Pekayon dan Waduk Kaja

Revitalisasi Embung Pekayon dan Waduk Kaja Kembali Dilanjutkan

Selasa, 20 Februari 2024 8711

Penataan Embung Pekayon Tahap Rampung

Tahap Pertama Penataan Embung Pekayon Selesai

Rabu, 03 Januari 2024 8199

 Pemasangan Turap Embung Pekayon Kelar Desember

Pemasangan Turap Embung Pekayon Kelar Desember

Senin, 13 November 2023 7422

Sepanjang 2021, SDA Jakitm Bangun 30 Saluran Air dan 14 Pintu Air

Sepanjang 2021, SDA Jaktim Bangun 30 Saluran Air dan 14 Pintu Air

Kamis, 06 Januari 2022 3047

BERITA POPULER
BMKG Prediksi Hujan Merata di Jakarta Hari Ini

BMKG Prediksi Hujan Merata di Jakarta Hari Ini

Selasa, 20 Januari 2026 652

Ima Mahdiah memimpin pelaksanaan rapat paripurna DPRD DKI Jakarta

Ini Pandangan Umum Fraksi DPRD DKI Terhadap Raperda P4GN dan RPIP

Senin, 19 Januari 2026 675

Seleksi Pelatihan Bahasa Jepang di PPKPI Pasar Rebo

Animo Pelatihan Bahasa Jepang di PPKPI Pasar Rebo Tinggi

Senin, 19 Januari 2026 605

Pramono menghadiri upacara pengukuhan Kepala Kantor Perwakilan BI DKI Jakarta

Hadiri Pengukuhan Kepala BI Jakarta, Pramono Dorong Penguatan Sinergi

Senin, 19 Januari 2026 546

Pembongkaran tiang monorel di Rasuna Said

Pembongkaran Tiang Monorel Tandai Dimulainya Penataan Jl HR Rasuna Said

Rabu, 14 Januari 2026 1216

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks