Anwar Minta Embung Pekayon Dilengkapi Bak Kontrol

Senin, 02 September 2024 Reporter: Nurito Editor: Budhy Tristanto 3308

 Cegah Sampah Masuk, Anwar Minta Embung Pekayon Dilengkapi Bak Kontrol

(Foto: Nurito)

Wali Kota Jakarta Timur, Muhammad Anwar, meminta jajaran Sudin Sumber Daya Air (SDA) membuat bak kontrol pada bagian inlet Embung Pekayon, Pasar Rebo, untuk mengantiipasi masuknya sampah yang terbawa dari saluran pemukiman warga.

"Fungsi embung ini nantinya untuk penampungan air, pengendali banjir sekaligus destinasi wisata," 

Ditegaskan Anwar, seharusnya bak kontrol ini dibuat sejak awal sehingga sampah yang terbawa dari saluran warga bisa disaring dan tak langsung masuk ke dalam embung.  

"Dari awal saya sampaikan, ketika membuat waduk, aliran air dari warga hendaknya disetop dulu, ada bak kontrolnya. Kalua langsung begini ya tidak mungkinlah, masa waduk jadi tempat penampungan sampah," tegas  Anwar, saat meninjau kondisi waduk , Minggu (1/9) kemarin.

Anwar menyebut, pembangunan embung ini untuk pengendalian air di wilayah Pekayon agar tidak timbul genangan saat musim hujan. Karena itu diharapkan pembangunannya cepat selesai tepat waktu.

"Fungsi embung ini nantinya untuk penampungan air, pengendali banjir sekaligus destinasi wisata, tempat interaksi dan wisata warga serta untuk pergerakan ekonomi," tutur Anwar.

Ia berharap, masyarakat turut menjaga kenyamanan dan kebersihan waduk  dengan tidak membawa masuk kendaraan serta membuang sampah sembarangan di erea waduk.

Sementara, Kepala Seksi Pembangunan Sudin Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Timur, Tengku Saugi Dzikri menjelaskan, luas area waduk ini mencapai 1,7 hektare, terbagi atas area penampang basah seluas satu hektare dan 0,7 hektare untuk area jogging track.

"Pembangunan waduk ini dimulai sejak  28 Maret dan target kelar 23 Oktober mendatang. Saat ini progress pekerjaan sekitar 96 persen," jelas Saugi.

Mengenai sampah yang masuk ke area embung, menurut Saugi, pihaknya sudah memasang saringan di bagian inlet embung. Namun oleh warga sekitar dilepas, alasannya ketika hujan deras pemukiman warga tergenang lantaran aliran air tersumbat oleh sampah yang menumpuk di saringan tersebut.

"Kami juga minta lurah dan camat serta tokoh masyarakat mengedukasi warganya, agar idak membuang sampah sembarangan. Karena jika sudah masuk ke dalam saluran air maka akan terbawa arus dan masuk ke area embung," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Langkah Pemprov DKI Jakarta Tangani Dampak Musim Hujan

Langkah Pemprov DKI Jakarta Tangani Dampak Musim Hujan

Selasa, 26 Maret 2024 9469

Sudin SDA Akan Revitalisasi Tahap 2 Embung Pekayon dan Waduk Kaja

Revitalisasi Embung Pekayon dan Waduk Kaja Kembali Dilanjutkan

Selasa, 20 Februari 2024 9171

Penataan Embung Pekayon Tahap Rampung

Tahap Pertama Penataan Embung Pekayon Selesai

Rabu, 03 Januari 2024 8687

 Pemasangan Turap Embung Pekayon Kelar Desember

Pemasangan Turap Embung Pekayon Kelar Desember

Senin, 13 November 2023 7882

Sepanjang 2021, SDA Jakitm Bangun 30 Saluran Air dan 14 Pintu Air

Sepanjang 2021, SDA Jaktim Bangun 30 Saluran Air dan 14 Pintu Air

Kamis, 06 Januari 2022 3371

BERITA POPULER
Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1062

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Senin, 14 September 2026 784

Pelajar murid siswa siswi penerima kjp jati

Komisi E Minta Verifikasi KJP tak Putus Bantuan di Tengah Tahun

Kamis, 10 September 2026 1318

Peresmian LRT manggarai rezap

LRT Kelapa Gading-Manggarai Resmi Beroperasi, Tarif Rp8 Mulai Hari Ini

Rabu, 16 September 2026 418

Gempa kepulauan seribu ist2

Gempa di Perairan Pulau Seribu Tidak Akibatkan Kerusakan

Sabtu, 12 September 2026 967

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks