DKI Kembangkan Pertanian Kota

Senin, 13 Juli 2015 Reporter: Andry Editor: Agustian Anas 7372

DKPKP DKI Hijaukan Gang Sempit dengan Sayuran Bergizi

(Foto: Andry)

Kendati Jakarta bukan tergolong sebagai daerah pertanian, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI tetap berupaya mempertahankan dan mengembangkan kegiatan penanaman sayuran dan buah-buahan di Ibu Kota.

Sekalipun hanya memiliki gang-gang sempit dan pekarangan dan tanah kosong, pengembangan pertanian di Jakarta tetap harus diprioritaskan

‎Salah satunya dengan program pertanian kota di lahan sempit yang dilakukan di wilayah pemukiman warga. Sampai dengan 2015, program tersebut telah diujicobakan di 66 lokasi yang tersebar di berbagai wilayah kelurahan.

‎Kepala Dinas Kelautan, Pertanian dan Ketahanan Pangan (DKPKP) DKI, Darjamuni mengatakan, program pertanian kota ini dijalankan dengan memanfaatkan gang-gang sempit, pekaran‎gan rumah warga, hingga lahan-lahan kosong yang belum dimanfaatkan.

"Sekalipun hanya memiliki gang-gang sempit dan pekarangan dan tanah kosong, pengembangan pertanian di Jakarta tetap harus diprioritaskan," katanya kepada beritajakarta.com,  Senin (‎13/7).

Menurut Darjamuni, program pertanian kota lahan sempit dikembangkan sesuai dengan kondisi iklim dan kehidupan tanaman (agroklimat) daerah di DKI Jakarta. Pengembangan lahan pertanian tersebut dilakukan melalui berbagai inovasi teknologi cara menanam sayuran di lahan sempit.

"Inovasi teknologi bertanam sayuran yang telah kita terapkan antara lain dengan vertiminaponik, vertikultur, aquaponik, mini wall gardening, dan lainnya," terangnya.

Darjamuni menyebutkan, hingga 2015, terhitung sudah ada banyak gang-gang sempit, pekarangan hingga tanah-tanah kosong yang dihijaukan lewat program pertanian kota ini. Proyek percontohan (pilot project) program tersebut sendiri selama ini telah dilakukan‎ di 66 lokasi wilayah kelurahan.

"Di lokasi percontohan itu,  kita ajarkan masyarakat cara membuat kebun bibit dan demonstrasi plot serta mempraktekannya di tingkat rumah tangga keluarga," ungkapnya.

Kepala Bidang Ketahanan Pangan DKPKP DKI, Sri Haryati menambahkan jenis tanaman sayuran yang ditanam dalam lahan sempit ini beraneka ragam, di antaranya kangkung, sawi, bayam, caisim, pakcoy, dan kemangi.

‎"Kita juga berharap program pertanian kota lahan sempit ini mampu meningkatkan pola konsumsi pangan‎ masyarakat lebih beragam, bergizi, aman, dan seimbang," ungkapnya.

BERITA TERKAIT
 DKI Uji Lab Produk Buah&Sayuran Pasar Induk Kramat Jati

Buah dan Sayur di Pasar Induk Kramatjati Diuji Lab

Kamis, 09 Juli 2015 5855

DKPKP DKI Akan Gelar Operasi Transportasi Pangan Sehat

DKI Gelar Operasi Transportasi Pangan Sehat

Senin, 29 Juni 2015 4306

Pemprov DKI Genjot Program Pertanian Lahan Sempit

DKI Kembangkan Pertanian Lahan Sempit

Selasa, 07 April 2015 8418

BERITA POPULER
Program magang disnakertrans gery ist3

1.000 Lulusan SMA Sederajat Ikut Program Pemagangan di 67 Perusahaan

Senin, 04 Mei 2026 886

Gubernur pramono danatara psel rezap

Pemprov DKI-Danantara Sepakat Bangun PSEL

Senin, 04 Mei 2026 806

Dinkes mayday monas desi

Dinkes DKI Siagakan Posko Kesehatan di Peringatan May Day 2026

Jumat, 01 Mei 2026 1182

RZA 0510

Pramono Pastikan Pemprov Hadir Dukung Pembangunan Keluarga

Senin, 04 Mei 2026 602

IMG 20260430 WA0117

Transjakarta-Kemnaker Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan Sektor Transportasi Publik

Kamis, 30 April 2026 1118

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks