140 Peserta Ikuti Bimtek Penerapan Teknologi Budi Daya Tanaman Hias Impatiens

Kamis, 29 September 2022 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Andry 2184

Kementan RI - Dinas KPKP Gelar Bimtek Penerapan Teknolog

(Foto: Reza Hapiz)

Kementerian Pertanian (Kementan) RI dan Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta menggelar bimbingan teknis (bimtek) Penerapan Teknologi Budidaya Tanaman Hias Impatiens untuk Meningkatkan Kapasitas dan Kompetensi Petani dan Penangkar di Jakarta.

Peserta dapat bibit untuk dibawa pulang

Bimtek ini diikuti sekitar 140 peserta yang terdiri dari pelaku usaha dan pecinta tanaman hias, ibu rumah tangga serta unsur Dinas KPKP DKI Jakarta.

Materi yang diberikan pada pelatihan ini seperti Sumber Daya Genetik dan Potensi Pengembangan Tanaman Hias di Jakarta dan Teknologi Budidaya Tanaman Hias Impatiens.

Kepala Balai Penelitian Tanaman Hias Kementan RI, Muhammad Thamrin mengatakan, bimtek ini bertujuan mengakselerasi penyebarluasan benih tanaman hias impatiens.

Tanaman impatiens merupakan salah satu komoditas ekspor Indonesia yang sudah sangat terkenal di mancanegara.

“Impatiens ini sudah menghasilkan kurang lebih 17 varietas. Ada empat yang dalam proses perlindungan varietas. Semua varietas ini telah diekspor ke Jepang, kemudian mereka ekspor ke berbagai negara. Saat ini sudah 19 negara tujuan ekspor dari tanaman hias impatiens ini,” ungkap Thamrin di Taman Anggrek Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Kamis (29/9).

Thamrin menjelaskan, selain diminati pecinta atau pelaku usaha di bidang polikultur, tanaman hias tropis dapat menghasilkan dampak ekonomi yang sangat luar biasa.

Kementan telah menghibahkan kurang lebih 3.000 benih impatiens kepada Pemprov DKI Jakarta untuk disebarkan kepada pelaku usaha dan poktan di Jakarta.

“Saya mengajak petani milenial untuk bekerja di bidang pertanian, khususnya polikultur. Karena ini sangat menjanjikan, bukan hanya meningkatkan pendapatan tapi menciptakan lapangan kerja dan pendapatan negara,” urai Thamrin.

Kepala Bidang Pertanian Dinas KPKP DKI Jakarta, Mujiati menjelaskan, impatiens merupakan salah satu komoditas strategis tanaman hias yang tengah dikembangkan Kementan RI di samping anggrek dan krisan.

Impatiens biasanya dibudidayakan di dataran tinggi. Tapi saat ini Balai Penelitian Tanaman Hias Kementan RI sudah bisa menghasilkan tiga jenis impatiens yang bisa ditanam di dataran rendah.

“Peserta dapat bibit untuk dibawa pulang. Nanti mereka bisa belajar cara budidaya impatiens di rumah masing-masing,” ungkap Mujiati.

Menurut Mujiati, tanaman hias merupakan potensi ekonomi yang bisa dikembangkan di Jakarta. Mengingat, lahan yang dibutuhkan tidak terlalu luas, harganya sangat tinggi dan mudah ditanam.

Dalam bimtek ini, Dinas KPKP DKI Jakarta memberikan pengenalan dari sisi potensi pengembangan tanaman hias di Jakarta supaya peserta memahami potensi ekonomi dan manfaat lain yang didapat dengan melakukan budidaya tanaman hias.

“Ini menjadi peluang pengembangan urban farming di Jakarta. Kalau sudah berkembang, kita tindaklanjuti dari sisi ekonominya,” tandas Mujiati.

BERITA TERKAIT
Gerakan Menanam se-DKI Jakarta Diikuti 1.712 Peserta

Gerakan Menanam se-DKI Jakarta Diikuti 1.712 Peserta

Kamis, 29 September 2022 2169

Gerakan Menanam se-DKI Jakarta Diikuti 1.712 Peserta

Gerakan Menanam se-DKI Jakarta Diikuti 1.712 Peserta

Kamis, 29 September 2022 2169

Belasan Kelompok Tani dan Penyuluh Dinas KPKP DKI Terima Penghargaan

Belasan Kelompok Tani dan Penyuluh Dinas KPKP DKI Terima Penghargaan

Senin, 05 September 2022 2247

BERITA POPULER
IMG 20260202 WA0102

Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan

Senin, 02 Februari 2026 3900

Rano tinjau Jalan Rusak Thamrin jati

Rano Pastikan Perbaikan Jalan Rusak Terus Dilakukan

Selasa, 03 Februari 2026 456

Cuaca Hujan Jati jakarta bmkg

Hujan Merata Diprakirakan Basahi Jakarta Hari Ini

Senin, 02 Februari 2026 738

Cabai Pasar Induk Kramat Jati Otoy

BPS Catat DKI Alami Deflasi 0,23 Persen Selama Januari 2026

Senin, 02 Februari 2026 648

Masa pembelajaran jarak jauh (PJJ) diperpanjang

Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

Kamis, 29 Januari 2026 1136

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks