Tawuran di Klender, 1 Warga Terluka & Fasum Rusak

Kamis, 21 Mei 2015 Reporter: Nurito Editor: Widodo Bogiarto 7014

Tawuran Pecah, Fasilitas Umum Rusak dan Seorang Warga Terkena Anak Panah

(Foto: Nurito)

Tawuran antar warga kembali terjadi di Jalan I Gusti Ngurah Rai yang melibatkan warga Kebon Singkong, Klender dengan warga Cipinang Jagal, Cipinang, Jakarta Timur, Kamis (21/5).

Kami masih telusuri pemicunya dan yang pasti ada provokator dari luar

Tawuran yang berlangsung sejak pukul 01.00 ini mengakibatkan seorang warga terluka akibat terkena anak panah, sejumlah rumah dan fasilitas umum (fasum) lainnya rusak. Akibat kejadian ini perjalanan KRL Commuter Line juga mengalami gangguan.

Informasi yang berhasil dihimpun, tawuran antar warga ini pecah sejak pukul 01.00 hingga pukul 05.00. Ratusan warga dari dua wilayah yang dibatasi dengan rel kereta api dan Jalan I Gusti Ngurah Rai ini saling serang dengan menggunakan ketapel, batu, kayu, senjata tajam dan anak panah. Bahkan pagar pembatas jalan di median jalan dan dua lampu sorot berdaya 1.000 watt turut dirusak massa.

Tak hanya itu, sejumlah rumah warga bagian gentengnya atau atapnya juga rusak akibat terkena lemparan batu. Bahkan, Bonar (26), warga RT 06/10 Kelurahan Cipinang, terluka matanya terkena anak panah yang terbuat dari jeruji sepeda motor.

Jajaran Muspika Kecamatan Pulogadung dan Duren Sawit pada Kamis pagi langsung turun ke lapangan. Namun massa sudah membubarkan diri. Petugas menemukan sisa-sisa bekas tawuran, yakni pagar pembatas jalan yang kondisinya nyaris roboh.  Dua lampu sorot juga pecah. Petugas juga menemukan puluhan kelereng yang diduga digunakan untuk anak ketapel. Kemudian satu busur anak panah dan satu pisau.

Camat Pulogadung, Ahmad Haryadi mengatakan, warganya yang bermukim di Kelurahan Cipinang, mengaku diserang warga Kebon Singkong, Klender, Duren Sawit. Karena terdesak warga membalasnya. Ironisnya, seorang warga justru terluka terkena anak panah yang terbuat dari jeruji sepeda motor.

Kini warga yang bernama Bonar itu dilarikan ke RSCM Jakarta Pusat untuk mendapatkan perawatan intensif. Sejauh ini belum diketahui pemicu pecahnya tawuran warga tersebut.

"Warga kami di Cipinang Jagal hanya membela diri karena diserang warga Kebon Singkong. Warga kami terluka matanya terkena anak panah. Kami masih telusuri pemicunya dan yang pasti ada provokator dari luar," ujar Haryadi.

Sementara itu, Camat Duren Sawit, Abu Bakar berjanji akan meningkatkan pengawasan lingkungan guna mencegah terjadinya tawuran susulan.

BERITA TERKAIT
tawuran

Warga Jatinegara Diminta Tak Mudah Terprovokasi

Minggu, 03 Mei 2015 3987

Jatinegara Miliki 12 Titik Rawan Tawuran Warga dan Pelajar

12 Titik Rawan Tawuran di Jatinegara

Selasa, 28 April 2015 13239

Razia PSK

12 PSK dan 1 Pelaku Tawuran Terjaring Razia

Minggu, 12 April 2015 10383

BERITA POPULER
Program magang disnakertrans gery ist3

1.000 Lulusan SMA Sederajat Ikut Program Pemagangan di 67 Perusahaan

Senin, 04 Mei 2026 880

Gubernur pramono danatara psel rezap

Pemprov DKI-Danantara Sepakat Bangun PSEL

Senin, 04 Mei 2026 798

Dinkes mayday monas desi

Dinkes DKI Siagakan Posko Kesehatan di Peringatan May Day 2026

Jumat, 01 Mei 2026 1159

RZA 0510

Pramono Pastikan Pemprov Hadir Dukung Pembangunan Keluarga

Senin, 04 Mei 2026 599

IMG 20260430 WA0117

Transjakarta-Kemnaker Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan Sektor Transportasi Publik

Kamis, 30 April 2026 1100

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks